Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITI Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus merespons usulan anggota Komisi X DPR Ahmad Dhani tentang UU Antiflexing. Menurutnya, usulan tersebut tidak terlalu penting.
"Soal usulan RUU antiflexing, saya kira ini enggak penting-penting banget. Dikit-dikit kok UU, seolah-olah pejabat kita itu kayak anak kecil yang harus ditakuti dengan aturan baru melakukan sesuatu," kata Lucius melalui keterangannya, Selasa (9/9).
Menurut dia, DPR memiliki kode etik yang harus dipatuhi dan dijalankan setiap anggotanya, termasuk dalam hal menjaga perkataan dan perbuatan. Ia mengatakan hal terpenting ialah bagaimana anggota dewan memiliki integritas dalam menjalankan kode etik tersebut.
"DPR dan banyak lembaga punya kode etik. Di kode etik DPR ada perintah agar anggota bisa membatasi diri dalam berkata atau bertindak. Itu artinya anggota DPR itu harus sadar diri dan posisi setiap saat, punya kemampuan menjaga integritas," katanya.
Sebelumnya, anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra berkumpul di kediaman Ketua Umun Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (8/9). Salah satu arahan Prabowo ialah meminta kadernya tidak flexing.
"Yang paling penting tadi, Bapak Prabowo menyarankan supaya anggota DPR Gerindra tidak boleh flexing," ujar anggota Komisi X DPR Ahmad Dhani usai menghadiri pertemuan itu.
Dhani mengatakan dalam pertemuan itu dia mengusulkan adanya undang-undang antiflexing untuk dibahas DPR. Dhani mengatakan usulan itu langsung disampaikan ke pimpinan DPR Sufmi Dasco Ahmad. Dia menyebut Dasco setuju atas usulan tersebut.
"Saya juga iya-iya saja. Wong saya enggak pernah flexing kan, ya. Dan akhirnya saya tadi mengusulkan kepada pimpinan, Bang Dasco, bahwa harus ada undang-undang antiflexing seperti di Cina dan Bang Dasco setuju," ujar Dhani.
Dhani berharap undang-undang ini bisa dibahas Komisi I DPR RI. Dia ingin orang Indonesia tak ada yang pamer kekayaan lagi. "Mudah-mudahan Komisi I (DPR) nanti akan menggulirkan undang-undang antiflexing sehingga orang Indonesia tidak ada yang flexing lagi," tandasnya. (Faj/P-2)
Sidang pemeriksaan pendahuluan perkara tersebut digelar Kamis (4/2) dan dipimpin Ketua MK Suhartoyo, didampingi Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P. Foekh dan M. Guntur Hamzah.
Ia juga mengkritik wacana penghapusan pilkada langsung yang kembali mencuat dengan dalih efisiensi anggaran.
Para pemohon dalam perkara ini mempersoalkan Pasal 47 ayat (1) dan ayat (2) UU TNI, yang dinilai berpotensi membuka kembali dominasi militer di ranah sipil.
Hal itu disampaikan Misbakhun usai rapat kerja Komisi XI DPR bersama Kementerian Keuangan terkait penyerahan daftar inventarisasi masalah (DIM) revisi Undang-Undang P2SK, Rabu (4/2).
Diperlukan perubahan UU P2SK agar pengaturannya selaras dengan arah dan semangat putusan Mahkamah Konstitusi melalui pengusulan RUU kumulatif terbuka.
Menurutnya, seorang tokoh agama memikul tanggung jawab moral yang besar untuk menjadi teladan bagi umat, bukan justru terlibat dalam tindakan kekerasan.
Hubungan asmara Syifa Hadju dan El Rumi belakangan ini menjadi sorotan publik. Keduanya bertunangan, Rabu (21/1), membuat banyak penggemar penasaran tentang hubungan mereka
Pasangan selebritas El Rumi dan Syifa Hadju resmi melangkah ke babak baru dalam perjalanan cinta mereka.
Kabar bahagia datang dari pasangan selebritis El Rumi dan Syifa Hadju. Keduanya resmi bertunangan pada Rabu (21/1).
Nuansa tersebut juga terasa kuat dalam lirik lagu ini, lirik yang sederhana namun menghantam perasaan, tentang jarak, keteguhan rasa serta keyakinan pada satu cinta yang tinggal di lubuk hati.
Meski antusias menyambut status baru sebagai seorang kakek, Ahmad Dhani rupanya memiliki permintaan khusus terkait panggilan untuk dirinya nanti.
Di tengah aktivitas panggung yang mulai melandai, Ahmad Dhani kini bersiap menyambut fase baru dalam kehidupan pribadinya: menjadi seorang kakek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved