Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Permasalahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Papua semakin kompleks. Terlebih, kelompok kriminal bersenjata (KKB) sudah mendoktrin generasi muda untuk bergabung.
Kepala Operasi (Kaops) Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani mengatakan, bahwa penanganan ini menjadi masalah bersama. Polri disebut tidak mungkin berdiri sendiri menumpas kelompok kriminal tersebut.
“Jadi Polri bagian dari kebijakan pemerintah akan lebih, dalam konteks ini tentunya perlu dilakukan kegiatan atau kerja sama seluruh stakeholder dalam penanganan Papua. Jadi tidak bisa jika hanya Polri, TNI-Polri saja,” kata Faizal kepada wartawan di Jakarta, hari ini.
Faizal menyebut doktrin KKB terhadap para generasi milenial, merupakan masalah serius. Terlebih, regenerasi anggota KKB telah terjadi dan kerap beroperasi di lima kabupaten.
“Nah yang kami sampaikan tadi yang lebih banyak yang KKB anak mudanya, millennialnya itu di konteksnya itu sekitar 5 kabupaten,” ujar Wakapolda Papua itu.
Faizal membeberkan sebaran anggota KKB generasi milenial yang kerap beroperasi di lima kabupaten itu, masuk bagian 14 kabupaten zona merah atau rawan dari serangan KKB. Sedangkan, Operasi Damai Cartenz hanya mencakup di wilayah 11 kabupaten.
"Nah dari kabupaten -kabupaten itu yang dengan intensitas yang cukup tinggi kurang lebih sekitar 5 kabupaten,” ujarnya.
Adapun, Faizal menyebut perbedaan yang mencolok dari para generasi milenial yang tergabung dalam KKB adalah tindakan terornya. Aksi mereka berbeda dengan generasi KKB yang lebih dulu.
Seperti, tidak mendengarkan imbauan dari pemuka agama atau tokoh masyarakat setempat. Termasuk, tetap melakukan teror, meski pada hari Minggu yang telah menjadi kesepakatan bersama sebagai hari beribadah.
Sementara untuk alasan dari para generasi milenial memilih bergabung menjadi anggota KKB, dilandasi banyak faktor. Dengan inti keinginan sporadis tanpa dasar, yang hanya untuk mendesak Papua Merdeka.
“Ya yang pasti si kalau secara standar bicaranya mereka akan bicara Papua merdeka. Tapi kita akan melihat bahwa pasti ada faktor-faktor ikutan lain. Mulai dari keterbatasan lapangan kerja, akses terhadap pembangunan dan lain sebagainya, yang tentu ikut menyumbang dalam konteks niatan mereka kenapa menjadi bergabung,” terang Faizal. (Yon/P-1)
Kaops Satgas Operasi Damai Cartenz Brigjen Faizal Rahmadani mengatakan personel Satgas Damai Cartenz akan terus mengejar untuk menangkap kembali Penihas Heluka.
Sepanjang tahun 2025, Kepolisian Daerah Papua mencatat 104 aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dengan korban 94 orang meninggal dunia.
SATGAS Ops Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo berhasil menangkap Iron Heluka, anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menamakan dirinya Kodap XVI Yahukimo berikut kronologinya
SATGAS Operasi Damai Cartenz bersama Polres Keerom menangkap Daftar Pencarian Orang (DPO) Maam Taplo, anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XV Ngalum Kupel, pada Sabtu (22/11)
KEPOLISIAN bersama TNI tengah berupaya mengevakuasi pendulang emas yang selamat dari amukan diduga kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
SEBANYAK 11 warga sipil pendulang emas dikabarkan menjadi korban pembunuhan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Mereka diduga kuat tewas akibat ditembak oleh KKB Papua.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved