Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pengarah Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Nurlia Dian Paramita, menyatakan bahwa partai politik (parpol) harus bersikap transparan terkait pendanaan, terutama dana yang berasal dari atau diberikan oleh negara melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Pada prinsipnya, pengelolaan dan pemanfaatan dana parpol merupakan hal yang sangat penting untuk dipublikasikan. Insentif bantuan yang diberikan oleh pemerintah, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2018, tentu menuntut adanya transparansi dan akuntabilitas,” ujarnya kepada Media Indonesia, Jumat (23/5).
Ia menambahkan, transparansi ini penting untuk membuktikan apakah penggunaan dana tersebut benar-benar efektif dalam mendukung pengembangan kelembagaan partai, operasional partai, serta pendidikan politik bagi anggota maupun masyarakat. Namun hingga saat ini, banyak parpol yang belum secara aktif membuka laporan pertanggungjawaban kepada publik.
“Transparansi, atau semacam keteraturan arus kas dana parpol, sebenarnya dapat dengan mudah ditampilkan melalui situs web resmi atau media sosial partai. Cukup dengan satu fitur yang memungkinkan publik mengakses informasi setiap saat,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa usulan peningkatan bantuan negara kepada parpol dalam bentuk insentif berdasarkan perolehan suara layak dipertimbangkan dengan cermat, selama kemampuan keuangan negara dan daerah memadai untuk memenuhinya.
“Namun, sekali lagi, pertanggungjawaban yang jelas dan terbuka sangat penting sebagai bukti nyata atas kinerja parpol,” tegasnya.
Ia juga mengusulkan agar dana bantuan partai dapat dikelola oleh negara melalui mekanisme yang lebih sistematis. Misalnya, sebelum pengajuan pendanaan parpol harus memiliki tujuan yang jelas dan konkret. Sebelum menerima bantuan, partai A, misalnya, wajib mengajukan proposal kegiatan atau sosialisasi yang spesifik.
“Dengan tata cara seperti itu, pemerintah seharusnya bisa lebih mudah mengukur efektivitas penggunaan insentif bagi parpol. Selain itu, secara kelembagaan, partai juga perlu menyampaikan laporan yang menggambarkan secara jelas manfaat dari kegiatan yang telah dilakukan dan dirasakan oleh publik,” pungkasnya. (Cah/P-3)
Pilkada lewat DPRD manuver politik para elite yang telah diperhitungkan secara matang demi pembagian kekuasaan di tingkat daerah.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Pantas Nainggolan menegaskan perombakan struktur ini menjadi fondasi kebangkitan partai di Jakarta.
Sebanyak delapan parpol, setelah beberapa kali pertemuan, bersepakat resmi mendeklarasikan komitmen dan semangat bersama bernama GKSR.
Budi membeberkan ada arahan dari Jokowi untuk terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Partai politik yang mengedepankan kejujuran akan membuat partai tersebut terbuka dan dinamis.
Peneliti Perludem, Haykal mengatakan bahwa aturan ini penting agar sistem kepartaian tidak terjebak dalam pola kartel.
Hingga akhir tahun 2025, penerimaan pajak baru mencapai 87,6% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.
Karena coretax berjalan belum sesuai perencanaan awal. Sehingga hal ini justru menyebabkan penerimaan pajak tersendat.
Kebijakan peningkatan belanja pada 2025 sudah berada di jalur yang tepat. Namun, tantangan besar ke depan adalah memastikan efektivitasnya.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bonus atlet SEA Games Thailand senilai Rp480 miliar bersumber dari APBN, bukan uang pribadi Presiden. Peraih emas terima Rp1 miliar.
DEFISIT fiskal Indonesia pada 2025 tercatat melebar melampaui target pemerintah, seiring percepatan belanja negara di penghujung tahun dan lemahnya kinerja penerimaan.
Suahasil menyebut bahwa realisasi PNBP 2025 yang mencapai Rp534,1 triliun masih lebih rendah jika dibandingkan dengan realisasi PNBP 2024 tang mencapai Rp584,4 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved