Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
WAHYUDI Andrianto, adik ipar Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), telah menyerahkan ijazah SMAN 6 Solo dan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) kepada Bareskrim Polri. Dengan penyerahan dokumen tersebut, Wahyudi berharap kasus dugaan ijazah palsu Jokowi dapat segera diselesaikan.
"Ya cepat selesai ini. Cepet gamblang gitu. Ya kan," kata Andri di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (9/5).
Wahyudi menjelaskan bahwa ia diberi kepercayaan oleh Jokowi untuk membawa dokumen-dokumen tersebut ke Bareskrim, sesuai dengan permintaan penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum). Ia menambahkan, tidak ada pesan khusus dari Jokowi selain untuk membantu menyerahkan ijazah tersebut.
"Jadi sementara hanya diperintahkan seperti itu aja. Karena kita sebagai adik ipar dipercaya untuk membawa dokumen itu ini. Dan sekarang sudah diserahkan ke Bareskrim," kata dia.
Wahyudi juga menyerahkan sepenuhnya proses selanjutnya kepada pihak penyidik Bareskrim Polri.
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, menyampaikan bahwa pihak penyidik akan melakukan uji laboratorium forensik terhadap dua ijazah Jokowi guna memastikan keasliannya.
"Ijazah SMA dan ijazah kuliah sudah kami serahkan dua dokumen itu, dan infonya kami akan diberitahu lagi ketika ujinya sudah selesai," ujar Yakup.
Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri sedang menyelidiki kasus dugaan ijazah palsu yang melibatkan Jokowi. Penyelidikan ini dimulai setelah adanya pengaduan dari Tim Pembela Ulama & Aktivis (TPUA) pada 9 Desember 2024, yang menyebut adanya temuan publik dan media sosial terkait dugaan cacat hukum pada ijazah S1 Jokowi. Selain itu, penyelidikan juga didasari oleh laporan dari Eggi Sudjana pada 9 April 2025.
Proses penyelidikan ini didukung oleh Surat Perintah Penyelidikan dan Surat Perintah Tugas yang dikeluarkan pada April 2025. Dalam tahap penyelidikan, pihak Bareskrim telah memeriksa 26 saksi dan melakukan uji laboratorium terhadap dokumen-dokumen terkait, termasuk perbandingan dokumen antara Jokowi dan teman satu angkatannya yang masuk UGM pada tahun 1980 dan lulus pada tahun 1985.
"Proses saat ini adalah melanjutkan penyelidikan," Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro, Dirtipidum Bareskrim Polri, Rabu (7/5). (P-4)
Kuasa hukum Roy Suryo, Refly Harun, menilai salinan ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo tanpa sensor yang diterima Bonatua Silalahi sebagai 99,9 persen palsu usai diteliti sejumlah ahli.
JEJAK Presiden ke-7 RI Joko Widodo saat menjalani praktik Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Ketoyan, Wonosegoro, Boyolali, pada periode Maret hingga pertengahan Juni 1985, akhirnya terkuak.
Presiden ke-7 RI Joko Widodo menegaskan akan tampil di forum pengadilan, untuk menunjukkan ijazah serjana Fakultas Kehutanan UGM miliknya.
Akademisi Rocky Gerung mendatangi Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan sebagai ahli yang dihadirkan pihak Roy Suryo dalam perkara dugaan ijazah palsu Jokowi.
KPU menegaskan akan menindaklanjuti putusan Majelis Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) yang memerintahkan pembukaan dokumen ijazah jokowi dalam proses pencalonan Pemilu 2014 dan 2019.
POLEMIK ijazah Jokowi yang terus berlarut dinilai tidak lagi menyentuh kepentingan publik dan cenderung bergeser menjadi isu politik yang diproduksi berulang.
JEJAK Presiden ke-7 RI Joko Widodo saat menjalani praktik Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Ketoyan, Wonosegoro, Boyolali, pada periode Maret hingga pertengahan Juni 1985, akhirnya terkuak.
MANTAN Presiden Joko Widodo berharap, Polda Metro Jaya dan penyidik membuka kemungkinan langkah restorative justice (RJ) bagi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.
Salah satunya yakni bukti kelulusan berupa fotokopi ijazah, surat tanda tamat belajar, atau surat keterangan lain yang dilegalisasi oleh satuan pendidikan atau program pendidikan menengah.
Komisi X DPR RI meminta publik menghormati dan menjadikan penjelasan Universitas Gadjah Mada (UGM) mengenai keabsahan ijazah Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai rujukan utama.
Rivai menyebut saat itu kliennya melaporkan atas 24 peristiwa dugaan fitnah dan pencemaran nama baik yang merugikan Jokowi.
Saut memberikan dukungan saat mendampingi Abraham memenuhi panggilan pemeriksaan oleh Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Dirreskrimum Polda Metro Jaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved