Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
ADVOKAT Donny Tri Istiqomah diminta menceritakan kronologi pascapenangkapan dalam kasus dugaan suap pada proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR yang melibatkan buron Harun Masiku. Menurut keterangannya, Donny sempat berbincang dengan sejumlah pihak terjaring di ruang merokok di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Pernah enggak, saudara kemudian di suatu saat ketika break (istirahat), kemudian di ruang rokok, ketika bersama dengan Saeful (Kader PDIP Saeful Bahri), saudara, Wahyu Setiawan (eks Komisioner KPU), bercerita mengenai sumber uang yang jadi objek OTT?” kata jaksa penuntut umum (JPU) pada KPK di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (24/4).
Donny mengingat kejadian itu. Menurut dia, awalnya Wahyu meminta sarannya seusai ditangkap KPK.
“Kalau itu, di ruang rokok itu, seingat saya malam hari, ketika saya merokok, Wahyu curhat sama saya. Ternyata dia itu kena dua kasus Pak, tanya sama saya, ‘Don, sebenarnya saya ini kena dua kasus,” ujar Donny.
Menurut dia Wahyu menanyakan kemungkinan vonis untuknya atas OTT yang terjadi. Donny menilai saat itu Wahyu bisa kena penjara selama delapan tahun, jika terkena dua kasus.
“Paling bisa delapan tahun, tapi, kalau sprindiknya (surat perintah penyidikan) satu, pasti itu jadi satu, enggak mungkin disidang bareng-bareng,” ujar Donny.
Saeful juga sempat meminta sarannya, saat itu. Sama dengan Wahyu, Saeful menanyakan kemungkinan hukuman untuknya.
“Karena saya pengacara, saya bilang, ya mungkin tiga tahu, dua tahun,” ucap Donny.
Donny mengaku melihat eks anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina sedang salat tahajud, pada malam itu. Dia bahkan melihat Tio sedang menangis, karena ruang merokok dekat dengan ruang salat di KPK.
Dia mengaku keterangannya dibuat dengan benar. Donny mengaku siap keterangannya dibandingkan dengan CCTV yang ada di Gedung KPK.
“Tolong diputarkan saja CCTV-nya, pasti kedengeran itu saya ngomong apa. Tapi, yang saya sampaikan murni itu,” ujar Donny.
Hasto Kristiyanto didakwa menyuap eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan bersama dengan Advokat Donny Tri Istiqomah, Kader PDIP Saeful Bahri, dan buronan Harun Masiku. Uang yang diberikan dimaksudkan agar Harun bisa mendapatkan kursi sebagai anggota DPR lewat jalur PAW.
Selain itu, Hasto juga didakwa melakukan perintangan penyidikan. Salah satu tuduhan terhadapnya yakni, memerintahkan Harun dan stafnya, Kusnadi merusak ponsel.
Dalam dugaan perintangan penyidikan, Hasto didakwa melanggar Pasal 21 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.
Sementara itu, dalam dugaan suap, dia didakwa melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. (P-4)
Sekretaris Jenderal Serikat Nasional Pelestari Tosan Aji Nusantara (Senapati Nusantara), Hasto Kristiyanto, membuka secara resmi Rapat Kerja Agung (RKA) Senapati Nusantara
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Konsolidasi nasional BMI ini untuk menyatukan pola gerak organisasi BMI dalam menjalankan hasil rekomendasi Kongres VI PDI Perjuangan.
Hasto Kristiyanto menuntaskan 10K Borobudur Marathon 2025 dengan waktu 81 menit, memperbaiki rekor pribadinya tujuh menit. Ia menilai capaian ini sebagai simbol ketekunan
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengapresiasi Borobudur Marathon 2025 yang berstatus Elite Label.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan apresiasi atas pencapaian baru Borobudur Marathon, yang menurutnya bukan hanya menjadi kebanggaan nasional
Dalam pengamanan Susatyo memastikan anggota tidak dibekali senjata api. Ia meminta para personel mengamankan kegiatan dengan baik
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan ribuan personel itu gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran.
Hasto mengeklaim tidak memiliki kedekatan pribadi dengan tersangka kasus dugaan suap terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR
Hasto ditawari posisi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) pada 2014 dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) pada 2019. Namun, Hasto menolak
Hasto Kristiyanto, menghadirkan Cecep Hidayat sebagai saksi meringankan dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR
MANTAN penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo Harahap, menghadiri sidang kasus pergantian antar waktu (PAW), yang menyeret Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved