Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS dua anggota TNI yang ditangkap karena diduga terlibat penembakan yang menewaskan tiga polisi penggerebek judi sabung ayam di Way Kanan, Lampung, menambah daftar aparat yang terlibat kasus kriminal.
Menurut kriminolog dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Soeprapto, penyebab terjadinya fenomena aparat terlibat kasus kriminal karena adanya peluang bagi para aparat yang ditugasi untuk menjaga lembaga atau aktivitas tertentu.
"Peluang ini ternyata justru dimanfaatkan oleh para pelaku melawan hukum agar tindakannya dilindungi. Sehingga seperti kasus di Way Kanan, ketika terjadi penggerebekan oleh polisi, maka terjadilah bentrok antara TNI dan polisi," kata Soeprapto saat dihubungi, Selasa (18/3).
Soeprapto mengatakan, adapun faktor pendorong lainnya yang membuat para aparat terlibat dalam kasus kriminal. Seperti adanya desakan kebutuhan hidup hingga penegakan hukum pelaku yang lemah karena dilindungi oleh jejaring yang kuat.
"Pelakunya tidak seorang diri sehingga penangannya tidak sederhana. Apalagi jika yang terlibat pihak yang untouchable by law atau sulit disentuh hukum," ujarnya.
Oleh karena itu, Soeprapto menyarankan agar para aparat tersebut dapat dilakukan pemeriksaan kesehatan jiwa secara periodik untuk mengetahui permasalahan yang ada di aparat tersebut.
Selain itu, jajaran atas kepolisian maupun TNI juga harus meningkatkan sistem kontrol terhadap para anggotanya agar kesempatan melakukan kejahatan atau aksi kriminal tidak terjadi.
"Begitu juga dengan aparat penegak hukum yang terkena kasus kriminal, proses peradilannya harus transparan agar masyarakat tahu dan bisa ikut andil sebagai pengontrol," tambahnya. (Fik/P-2)
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.20 WIB saat kondisi bus cukup padat. Korban yang sedang berdiri awalnya tidak menyadari adanya tindakan pelecehan.
Dalam gelar perkara itu, hasil yang ditemukan dari kandungan yang disita saat peristiwa dilakukan persesuaian.
Reonald memandang KUHAP baru malah lebih melindungi hak asasi manusia (HAM), baik korban, tersangka, dan saksi.
Menurut Anang, perbedaan ini bukan masalah serius. Penyesuaian juga diyakini tidak akan lama.
Pelaku ditembak karena melawan petugas saat pengembangan kasus. Satu pelaku lain masih buron.
Jika selama ini praperadilan identik dengan pengujian sah atau tidaknya penangkapan dan penahanan, kini ruang lingkupnya menjangkau efektivitas penanganan laporan masyarakat.
Sanksi bagi penegak hukum yang "bermain" dengan perkara seharusnya dilipatgandakan.
Hukuman maksimal harus diterapkan tanpa kompromi kepada seluruh APH, baik dalam kasus besar maupun hasil operasi tangkap tangan (OTT).
Implementasi KUHAP baru memberikan perlindungan hak asasi yang jauh lebih luas bagi warga negara berstatus tersangka
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, nilai impor pakaian bekas melonjak tajam dari US$44 ribu (8 ton) pada 2021 menjadi US$272 ribu (26,22 ton) pada 2022.
Hingga kini belum ada mekanisme jelas yang memastikan ganti rugi bagi korban dapat disalurkan langsung dari pelaku ke penerima.
Reformasi institusi penegak hukum seperti kepolisian pun dinilai masih terbatas pada aspek teknis, bukan pada perubahan budaya dan nilai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved