Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PDI Perjuangan (PDIP) menambah sejumlah pengacara untuk membela Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto melawan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di sidang kasus suap dan perintangan berkaitan buron Harun Masiku. Eks juru bicara KPK Febri Diansyah hingga Arman Hanis jadi pengacara tambahan untuk membantu Hasto di persidangan.
Pengacara Hasto, Ronny Talapessy, menyebut kliennya akan segera disidang di Pengadilan Tipikor Jakarta pada 14 Maret 2025 mendatang. Ronny pun membeberkan tim pengacara yang akan membela Hasto di persidangan.
"Dalam kesempatan ini, saya ingin memperkenalkan tim penasihat hukum, yang akan mendampingi Pak Hasto Kristyanto pada persidangan yang akan dimulai pada hari Jumat, 14 Maret 2025," ucap Ronny di kantor PDIP, Jakarta, Rabu (12/3/2025).
Ronny menerangkan tim hukum Hasto merupakan kolaborasi antara tim hukum dari partai dan juga yang berlatar non partai atau profesional.
Salah satu pengacara ialah mantan Jubir KPK Febri Diansyah yang akan ikut membela Hasto.
Berikut nama-nama tim pengacara untuk Hasto di persidangan:
1. Todung M. Lubis (koordinator)
2. Maqdir Ismail
3. Ronny B. Talapessy
4. Arman Hanis
5. Febri Diansyah
6. Patramijaya
7. Erna Ratnaningsih
8. Johannes Oberlin. L Tobing
9. Alvon Kurnia Palma
10. Rasyid Ridho
11. Duke Arie W
12. Abdul Rohman
13. Triwiyono Susilo
14. Willy Pangaribuan
15. Bobby Rahman Manalu
16. Rory Sagala
17. Annisa Eka Fitria Ismail
(H-4)
Ia menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan contoh konkret dari para pemimpin terkait upaya efisiensi anggaran negara.
Adapun peresmian taman tersebut juga turut dihadiri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.
Surat Megawati kepada Mojtaba Khamenei itu diserahkan kepada Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi.
Tasyakuran atas penganugerahan gelar doktor kehormatan kepada Megawati serta pelaksanaan ibadah umrah bersama kedua anaknya, Puan Maharani dan Prananda Prabowo.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meluruskan pemahaman mengenai sistem politik Indonesia. Ia menguraikan sistem presidensial yang dianut Indonesia.
KETUA Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa partainya tidak mengambil posisi sebagai oposisi terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved