Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DPP Partai NasDem meluncurkan program Remaja Bernegara. Adapun program ini diinisiasi oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Periode 2014-2024, Siti Nurbaya.
Wakil Ketua Umum DPP NasDem, Saan Mustopa mengatakan salah satu tujuannya yakni memberikan pengalaman dan pendidikan politik sejak usia dini, khsusnya 13-19 tahun.
"Agar mereka bisa memahami politik sejak dini. Jadi sehingga terbangun pemahaman, terus yang kedua juga gambaran, dan tentang politik itu bisa dipahami secara utuh, tidak secara parsial," bebernya kepada awak media, di NasDem Tower, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/2).
Ia mengatakan,NasDem akam memberikan pemahaman politik yang utuh. Di mana politik bukan hanya bicara tentang kekuasaan, tentang partai, tapi politik itu mulia.
"Kita ingin berikan pemahaman seperti itu sehingga minat mereka untuk bukan hanya paham, bukan hanya mengerti, tapi juga mereka itu tidak skeptis dan mereka tertarik terhadap kehidupan politik," jelasnya.
Saan mengatakan, para pelajar ini nantinya akan menjadi para pemimpin dikemudian hari, oeah karenanya ia berharap anak-anak muda sudhs memilki pemahaman politik yang baik.
"Mereka ini kan 20 tahun yang akan datang kan wajah kita. Jadi ini yang akan kita yakinikan. Jadi pemahaman secara utuh itu penting," beber Wakil Ketua DPR RI itu.
Sementara, Siti Nurbaya mengatakan untuk teknisnya, para pelajar yang sudah terdaftar mengikuti pendidikan politik ini, akan melakukan serangkaian kegiatan, seperti simulasi menjadi anggota DPR hingga menjadi pejabat pemerintahan, Walikota, Bupati, Gubernur hingga menjadi Menteri
"Jadi cara pendidikan politiknya itu main, latihan, berpengetahuan, langsung praktek. Maka yang dilakukan nanti adalah simulasi.
Simulasi bagaimana dia menjadi anggota DPR. Bagaimana dia menjadi menteri, bagaimana dia menjadi gubernur, bagaimana dia menjadi masyarakat. Jadi secara-cara simulasi itu yang dengan fun," jelasnya.
Adapun kegiatan tersebut dilakukan setiap hari Sabtu, selama 4 jam pelajaran. Selain mendapatkan pengalaman menjadi pejabat, para pelajar ini juga diberikan pelajar tentang kebangsaan.
Di lokasi yang sama, Ketua Pelaksana Program Remaja Bernegara, Lathifa Al Anshori menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan dari pukul 08.00 hingga 13.00 WIB.
"Jadi kita pilih waktu di mana tidak mengganggu sekolah. Kita tahu pendidikan politik bisa kita berikan secara fun, dan dengan kita yakini sistem yang kita bikin bisa membuat mereka memahami," jelasnya.
Selain itu para peserta akan mendapat sertifikat yang akan menjadi bekal mereka ke tahapan jenjang yang lebih lagi kedepannya. Lathifa mengatakan, untuk batch pertama akan berlangsung selama 3 bulan, hingga April 2025. Adapun untuk total peserta yang ikut dalam batch pertama ini sebanyak 210 peserta.
"Terakhir tanggal 22 April, setelah itu kami akan buka lagi untuk patch selanjutnya, karena untuk patch pertama ini aja kuotanya untuk 210, tapi yang daftar 300 orang," pungkasnya. (Far/P-2)
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Remaja lebih mudah tergoda melakukan hal-hal yang menyenangkan atau sedang tren karena sistem limbik mereka lebih dominan
Rangkaian acara Silatnas dirancang komprehensif, mencakup simposium, peluncuran program strategis, hingga kegiatan sosial.
Komunikasi yang aman dan terbuka diyakini mampu membentengi remaja dari risiko negatif fenomena yang tengah viral.
Dorongan remaja untuk mengikuti tren berbahaya sering kali berakar pada kebutuhan psikologis untuk diterima oleh lingkungan sosial mereka.
Prima DMI ingin memastikan bahwa remaja masjid tidak hanya hadir di mimbar dakwah.
Tuntutan ini merupakan upaya kontrol sosial agar negara tidak lalai dalam menjaga etika pejabat publik.
Rotasi, baik secara vertikal maupun horizontal, merupakan bagian dari evaluasi organisasi yang dilakukan secara profesional.
Apa pula yang akan dia lakukan sebagai bukti bahwa dia tak termasuk elite atau pejabat bermental penjajah? Atau, hanya sekadar omon-omonkah dia?
PRESIDEN Prabowo Subianto menekankan agar penanganan bencana di Indonesia tidak berubah menjadi ajang pencitraan pejabat dan tokoh publik.
Akankah bencana kali ini selesai begitu saja ketika kita sudah lupa untuk kemudian kembali sadar karena ada bencana-bencana berikutnya?
MASUKNYA unsur militer ke ruang-ruang sipil kembali menjadi sorotan dalam tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved