Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BEA Cukai Purwokerto berhasil melakukan penindakan terhadap dua mobil penumpang yang mengangkut 582.400 batang rokok ilegal. Penindakan tersebut dilakukan di Jalan Raya Kenteng – Madukara dan Jalan Kembang Widoro XIII, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara, pada Rabu (30/10) lalu.
Plh. Kepala Kantor Bea Cukai Purwokerto, menjelaskan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari operasi pasar yang dilakukan bersama Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Banjarnegara.
Tim operasi pasar melakukan penyisiran jalur distribusi rokok ilegal di wilayah tersebut.
“Saat melakukan penyisiran, petugas menghentikan dan memeriksa mobil tersebut. Petugas mendapati adanya rokok ilegal jenis sigaret kretek mesin (SKM) dan sigaret putih mesin (SPM) berbagai merek,” ungkap Irwan.
Setelah penindakan, tim operasi pasar membawa barang bukti beserta pengemudi dan kendaraan ke Kantor Bea Cukai Purwokerto untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan, petugas berhasil mengamankan 29.200 bungkus rokok ilegal, dengan total 582.400 batang rokok.
Perkiraan nilai barang yang disita mencapai Rp806.449.000,00, dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp559.456.051,00.
Irwan menegaskan komitmen Bea Cukai Purwokerto dalam memberantas peredaran rokok ilegal dengan terus berkolaborasi bersama berbagai pihak dan aparat penegak hukum (APH) lainnya.
“Dengan adanya penindakan rokok ilegal ini, diharapkan masyarakat dapat memahami peran Bea Cukai dan turut serta dalam mendukung pemberantasan peredaran rokok ilegal,” tutupnya.
Penindakan ini menjadi bukti nyata upaya Bea Cukai dalam melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal dan potensi kerugian negara yang ditimbulkan dari aktivitas tersebut. (RO/Z-10)
Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) DKI Jakarta dalam Sidang Paripurna DPRD DKI Jakarta pada Selasa (23/12) mendapat sorotan serius.
Bea Cukai Kudus juga mencatat adanya kenaikan kinerja serupa yakni 164 kali penindakan terhadap 22,1 juta batang rokok ilegal senilai Rp 30,46 miliar dan potensi kerugian negara Rp 21,18 miliar.
Bea Cukai Atambua melakukan penindakan terhadap peredaran barang kena cukai (BKC) berupa hasil tembakau/rokok ilegal sebanyak 11 juta batang.
Kemasan polos mempersulit pengawasan, mempermudah pemalsuan, dan membuat konsumen kesulitan membedakan produk asli dan ilegal.
BEA Cukai Batam kembali menggagalkan upaya penyelundupan rokok ilegal di wilayah perairan Kepulauan Riau.
Rencana penerapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di DKI Jakarta memicu perdebatan sengit.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) kini semakin sulit disusupi praktik suap.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak usulan pedagang thrifting untuk melegalkan impor pakaian bekas.
Barang yang dimusnahkan sebanyak 136 ton, dengan nilai estimasi sekitar Rp15,8 miliar dan potensi kerugian negara mencapai Rp12,4 miliar.
Kinerja APBN sektor kepabeanan dan cukai hingga September 2025 tetap solid dengan penerimaan Rp221,3 triliun dan pengawasan efektif terhadap barang ilegal.
Operasi gabungan Koarmada VIII, Bea Cukai, dan KSOP Manado berhasil menggagalkan penyelundupan tujuh karung sianida serta barang ilegal senilai Rp1 miliar asal Filipina
Pramono Anung menanggapi rencana Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa yang akan menyelesaikan persoalan impor pakaian bekas ilegal, salah satunya Pasar Senen sebagai pusat thrifting
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved