Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pramono Belum Mengetahui Rencana Penertiban Kawasan Pakaian Thrifting Pasar Senen

Mohamad Farhan Zhuhri
23/10/2025 18:28
Pramono Belum Mengetahui Rencana Penertiban Kawasan Pakaian Thrifting Pasar Senen
Calon pembeli melihat pakaian bekas yang dijual di Pasar Senen, Jakarta(ANTARA FOTO/Ferlian Septa Wahyusa)

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi rencana Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang akan menyelesaikan persoalan impor pakaian bekas ilegal. Salah satunya Pasar Senen sebagai pusat thrifting di Jakarta juga akan dibenahi. Politkus PDIP itu masih belum mengetahui rencana tersebut. 

"Saya belum dengar (rencana Menkeu)," ujarnya di Jakarta Pusat, Kamis (23/10). 

Pasar Senen yang dikelola oleh Perumda Pasar Jaya, sebuah BUMD milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini terkenal dengan koleksi pakaian bekas impor. Lokasinya di Blok III lantai 2 and sebagian area Blok VI. Warga bisa  menemukan deretan kios yang menjual pakaian bekas impor, seperti kaos, jaket, celana jeans, hingga sepatu bermerek. 

Blok III dikenal sebagai pusat thrifting karena koleksinya lengkap dan harganya mulai dari Rp20.000. Selain itu, area Blok I & II lantai dasar juga punya beberapa toko thrift yang tak kalah menarik.

Sebelumnya, Purbaya mengatakan, pakaian bekas impor yang selama ini memenuhi Pasar Senen akan diganti oleh produk buatan dalam negeri. 

Langkah ini sejalan dengan pernyataannya yang melarang keras praktik impor balpres atau bal pakaian bekas dalam karung.

Purbaya menegaskan bahwa pemerintah tidak mendukung adanya UMKM yang menjual barang ilegal

Pemerintah berupaya menghidupkan UMKM legal yang dapat membuka lapangan kerja dan menggenjot produksi dalam negeri. Hal ini diharapkan berdampak positif juga pada industri tekstil dalam negera. (Far/M-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik