Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Pengamat Sebut Gibran dan Sjafrie Bersaing Dampingi Prabowo di Pilpres 2029

Rahmatul Fajri
02/3/2026 21:09
Pengamat Sebut Gibran dan Sjafrie Bersaing Dampingi Prabowo di Pilpres 2029
Ilustrasi(Dok Istimewa)

DIREKTUR Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, menyatakan, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin bersaing untuk mendampingi Presiden Prabowo Subianto di Pilpres 2029.

"Hasil pengamatan saya, di mana Pilpres 2029 adalah pertarungan antara Wapres Gibran dan Menhan Sjafrie untuk dampingi Presiden Prabowo" kata Ray saat diskusi publik yang diselenggaran oleh DPP Indonesia Youth Congress di Jakarta, Senin (2/3).

Ray menilai munculnya Sjafrie seperti siklus 20 tahunan seperti pola yang dibangun Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tahun 2004 lalu. Adapun, pada 2001, SBY dan Megawati sempat akrab saat bergabung di Kabinet Gotong Royong yang dipimpin oleh Megawati. Saat itu, SBY menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

SBY kemudian mundur dari Kabinet Gotong Royong pada 11 Maret 2004, sekitar dua bulan sebelum pendaftaran peserta Pilpres. SBY lalu melaju di Pilpres 2004 bersama Jusuf Kalla (JK). SBY-JK saat itu berhasil mengalahkan Megawati yang berpasangan dengan Hasyim Muzadi.

Sebelumnya, Hasil survei terbaru lembaga Indonesian Public Institute (IPI) menunjukkan sejumlah wajah baru masuk dalam bursa bakal calon presiden 2029. Termasuk, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, sejumlah Gubernur hingga Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

"Berdasarkan hasil survei terbaru kami, sejumlah wajah-wajah baru masuk dalam bursa bakal capres 2029 seperti Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hingga Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa," ujar Peneliti IPI Abdan Sakura dalam konferensi pers rilis hasil survei bertajuk 'Peta Elektabilitas Calon Presiden 2029' di Semanggi, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Wajah-wajah baru tersebut masuk dalam 10 besar tokoh untuk menjadi bakal capres 2029. Sjafrie Sjamsoeddin berada di urutan ke-7 dengan tingkat elektabilitas di angka 7,5 persen disusul Purbaya Yudhi Sadewa 4,9 persen dan Sherly Tjoanda 3,8 persen. 

"Elektabilitas Sjafrie Sjamsoeddin bersaing ketat dengan sejumlah tokoh kepala daerah, seperti Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan yang berada di urutan ke-4 dengan elektabilitas 8,5 persen, lalu Gubernur Jakarta sekarang Pramono Anung di urutan ke-5 (elektabilitas 7,8 persen) dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (7,9 persen)," jelas Abdan.

Survei Indonesian Public Institute (IPI) digelar 30 Januari 2026 hingga 5 Februari 2026 terhadap 1.241 responden yang merupakan masyarakat berusia 17 tahun - 65 tahun dan berasal dari 35 Provinsi di Indonesia. Teknik sampling yang digunakan pada riset ini adalah Multistage Random Sampling. Metode ini adalah teknik sampling di mana pemilihan sampel dilakukan dalam beberapa tahap (stage), dari unit besar ke unit yang lebih kecil, dan setiap tahap dilakukan secara acak (random).

Berdasarkan teknik sampling tersebut, sampel berasal dari 35 Provinsi di Indonesia yang terdistribusi secara proporsional. Margin of error dari ukuran sampel tersebut sebesar 2,78 % pada tingkat kepercayaan ± 95 %. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya