Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
DPR berencana membentuk Badan Aspirasi Rakyat sebagai alat kelengkapan dewan. Badan ini dibentuk sebagai wadah bagi DPR dalam menampung aspirasi rakyat.
Waketum PKB sekaligus Ketua Fraksi DPR PKB, Jazilul Fawaid menjelaskan pihaknya telah membuat kajian terkait dengan UP2DP atau Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan yang dulu sempat diputuskan oleh paripurna. Ia mengatakan ke depan akan dibahas bagaimana menjalankan Badan Aspirasi Rakyat tersebut.
"Sudah ada dasar hukumnya di MD3. Sudah ada di tata tertib, tinggal bagaimana menjalankannya," kata Jazilul di Jakarta, Rabu (9/10).
Baca juga : DPR: Badan Aspirasi Rakyat Akan Fasilitasi Masukan dan Kritik Publik
Jazilul mengatakan Badan Aspirasi Rakyat belum resmi terbentuk. Namun, ia berharap ke depannya badan ini dapat diresmikan dan menjadi pintu masuk bagi aspirasi di daerah.
"Saya dengar ada badan aspirasi rakyat. Mudah-mudahan ini jadi pintu untuk dapat diwujudkannya program lama, atau usulan program lama, program daerah pemilihan agar setiap anggota DPR itu bisa mengarahkan, mengusulkan pembangunan apa di tempatnya, bukan bawa uang, program. Supaya jelas," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan Badan Aspirasi tersebut bukan hanya untuk memfasilitasi masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR, melainkan juga menampung semua bentuk aspirasi masyarakat.
Baca juga : DPR Terima Aduan Pembangunan yang Tak Libatkan Warga Lokal di Kawasan Puncak
"Bukan hanya terkait demonstrasi. Misalkan, ada keluhan di bawah, seperti korban mafia tanah, korban pinjol (pinjaman online), korban judol (judi online), atau lainnya, termasuk korban ketidakadilan dari penegak hukum, rakyat bisa mengadu di badan tersebut," tuturnya.
Cucun mengatakan Badan Aspirasi nantinya akan menyampaikan pengaduan masyarakat tersebut ke tiap-tiap komisi di DPR RI sesuai dengan bidang kerja soal isu yang disampaikan rakyat.
Selanjutnya masing-masing komisi akan membawa aspirasi masyarakat dalam rapat kerja dengan pemerintah, baik kementerian atau lembaga, yang menjadi mitra kerja komisi terkait guna menemukan solusi bersama atas permasalahan tersebut.
Baca juga : DPR Terima Aduan Warga Depok Terkait Pembangunan Tangki Raksasa
"Kalau soal hukum akan dikasih ke Komisi III, kalau nanti soal pemerintahan ya kami masukkan ke Komisi II. Misalkan, soal pekerja migran Indonesia yang di luar (negeri) ada masalah, keluarganya mengadu berapa tahun enggak bisa ketemu, kami kasih ke Komisi IX yang menangani ketenagakerjaan, silakan tangani," ujarnya.
Cucun menambahkan bahwa DPR RI menginginkan agar penanganan pengaduan atau aspirasi rakyat dapat lebih optimal ditangani sehingga Badan Aspirasi dibentuk, meski selama ini telah tersedia ruang-ruang pengaduan, baik melalui surat, email, maupun saluran pengaduan lainnya.
"Kalau misalnya masuk surat lewat email atau kotak surat DPR, tetapi apakah suratnya ini sampai ke orang alamat yang benar atau AKD yang benar yang menanganinya. Ini yang mau kami optimalkan, jadi terstruktur akan disampaikan sesuai dengan AKD terkait," tandasnya. (J-2)
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
DPR RI memastikan layanan kesehatan peserta PBI BPJS tetap berjalan selama 3 bulan ke depan meski ada penonaktifan, dengan iuran ditanggung pemerintah.
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena menyoroti belum optimalnya penyerapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Abdullah juga mengaitkan temuan ini dengan aksi KPK sebelumnya yang menjaring pegawai Bea Cukai di Jakarta dan Lampung terkait kasus dugaan korupsi importasi.
Panitia Kerja (Panja) Lingkungan Hidup Komisi XII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Onshore Processing Facility (OPF) Saka Indonesia Pangkah Limited (PGN SAKA) di Gresik.
Penyesuaian institusional yang mendasar akan mampu memulihkan dan menjaga kepercayaan publik secara berkelanjutan.
Reformasi Polri tidak hanya menyasar aspek kelembagaan, tetapi juga budaya kerja, kualitas pelayanan, dan integritas.
Kapolri memberi perhatian besar terhadap kemitraan strategis Polri dengan media, termasuk Disway ID, dalam menciptakan ruang informasi yang sehat dan mendorong edukasi publik.
Pentingnya bagi PAM Jaya untuk menjaga kepercayaan publik melalui transparansi dan komunikasi.
JASA Raharja dan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Jakarta, Selasa (9/9).
Adapun pejabat yang dinonaktifkan sementara antara lain Direktur RSUD Rasidin, Kabid Pelayanan dan Keperawatan, serta Kasi Pelayanan dan Kasi Keperawatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved