Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
AGENDA transformasi yang tengah dijalankan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dipandang sebagai langkah krusial dalam memperkuat akuntabilitas kelembagaan. Langkah ini menjadi fondasi utama dalam memperbaiki kualitas pelayanan keamanan bagi masyarakat di tengah iklim demokrasi yang kian matang.
Pengamat politik UPN Jakarta, Lutfi Hasanal Bolqiah, menyatakan bahwa reformasi di tubuh Polri harus selaras dengan tuntutan publik. Desain reformasi yang tepat akan memberikan peluang bagi Polri untuk kembali menjadi institusi yang kuat secara profesional.
Lutfi menyoroti bahwa masyarakat saat ini memberikan penilaian terhadap Polri secara menyeluruh, mencakup proses dan transparansi dalam penegakan hukum. Ia menekankan perlunya perubahan paradigma komunikasi lembaga agar lebih mengedepankan pertanggungjawaban kepada publik.
“Reformasi Polri yang relevan tidak cukup berhenti pada pembenahan administratif. Yang dibutuhkan adalah penyesuaian institusional yang lebih mendasar, antara lain pembatasan diskresi melalui prosedur yang jelas dan dapat diaudit, transparansi proses, serta perubahan pola komunikasi institusional dari otoritas menjadi akuntabilitas,” ujar Lutfi di Jakarta, Rabu (17/12).
Lebih lanjut, Lutfi menilai bahwa penyesuaian institusional yang mendasar akan mampu memulihkan dan menjaga kepercayaan publik secara berkelanjutan. Dengan prosedur yang dapat diaudit dan transparansi yang nyata, Polri diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dan memenuhi ekspektasi masyarakat yang semakin sadar akan hak hukumnya. (Faj/P-2)
Merujuk pada pembahasan di Sidang Paripurna DPR RI baru-baru ini, Ibas menegaskan bahwa Polri harus terus bertransformasi menjadi lembaga yang profesional dan humanis.
Optimisme ini mencakup pergeseran budaya dari militeristik menuju civilian policing (kepolisian sipil) yang lebih mengedepankan pelayanan publik.
PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) optimistis kinerja perseroan akan terus membaik seiring berjalannya transformasi perusahaan.
Hingga Oktober 2025, Asuransi Jasindo mencatatkan pendapatan premi sebesar Rp3,27 triliun atau tumbuh 10,95% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Reputasi institusi kepolisian kerap meningkat pada momen tertentu, namun bisa menurun drastis ketika muncul kasus yang menyentuh rasa keadilan publik.
Gallup 2025 memberi skor 89 (Law and Order Index), peringkat 19 bagi Indonesia dari 144 negara.
Hasil kesepakatan yang mempertahankan posisi Polri di bawah Presiden harus didukung penuh oleh seluruh elemen bangsa.
Ia menyoroti langkah Presiden yang telah membentuk Komisi Percepatan Reformasi Polri sebagai upaya yang seharusnya dihormati oleh parlemen.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi mengaburkan prinsip supremasi sipil, karena Polri berpotensi menjadi subordinat kepentingan politik sektoral.
KUHAP baru membawa mekanisme kontrol yang lebih ketat.
Seluruh masukan dari elemen masyarakat akan diakomodasi dalam bentuk rekomendasi resmi Komisi III untuk mempercepat pembenahan di tubuh Korps Bhayangkara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved