Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 20 calon pimpinan (capim) KPK dan 20 calon dewan pengawas (dewas) KPK telah dinyatakan lolos tahap tes asesmen pada Rabu lalu (11/9/2024).
Anggota Pansel capim dan dewas KPK Ivan Yustiavandana mengatakan di tahap selanjutnya, yaitu wawancara, akan terdapat banyak variasi pertanyaan yang akan diajukan kepada para capim dan calon dewas.
"Ya variasi pertanyaan nanti pasti banyak," kata Ivan, dihubungi Minggu (15/9).
Baca juga : Pelanggaran Etik Nurul Ghufron jadi Catatan Komisi III DPR
Namun dia tidak menerangkan lebih lanjut kemungkinan pembahasan topik pertanyaan karena hal itu di ranah ketua pansel, yakni Muhammad Yusuf Ateh.
"Bisa tanyakan ke Ketua ya," kata Ivan.
Sebelumnya Yusuf Ateh menjelaskan pada konferensi pers yang lalu, bahwa seleksi berikutnya berupa wawancara dan tes kesehatan jasmani dan rohani.
Baca juga : Hasil Profile Assessment Diumumkan 11 September
Untuk calon pimpinan, akan dilakukan wawancara dan tes kesehatan akan dilaksanakan pada 17 dan 18 September 2024.
Sedangkan untuk calon dewan pengawas pelaksanaannya terjadwal pada 19 dan 20 September 2024.
Mengenai mekanisme wawancara, akan ada dua orang pewawancara untuk masing-masing calon pimpinan dan calon dewan pengawas.
“Beberapa pewawancara yang sudah konfirmasi di antaranya Taufiequrachman Ruki dan Profesor Ningrum. Yang lainnya masih menunggu konfirmasi,” kata Yusuf Ateh, di Gedung Utama, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (11/9). (Try)
Menurut dia, langkah itu untuk membantu Dewan Pengawas (Dewas) terhindar dari anggapan tertentu. Misalnya, dianggap melindungi terduga pelanggar etik.
Yusril menjelaskan, Prabowo tidak mengintervensi nama-nama capim KPK yang sudah diberikan Presiden RI Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) ke DPR
Feri berharap Presiden Prabowo dapat menyeleksi capim KPK atas dasar kebutuhan pemberantasan korupsi bukan untuk mengakomodir kepentingan tertentu.
Proses seleksi pansel untuk melahirkan capim dan dewas KPK adalah hal yang sangat krusial dan penting bagi penegakan tindak pidana korupsi ke depan.
DPR belum mengagendakan pembahasan soal calon presiden (capim) dan calon Dewan Pengawas (cadewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Yusril Ihza Mahendra mengatakan akan mengkaji status hukum panitia seleksi (Pansel) calon pimpinan (capim) dan dewan pengawas (dewas) KPK yang dibentuk era Presiden Joko Widodo.
DEPUTI KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan laporan MAKI ke Dewas KPK kepedulian publik terhadap upaya pemberantasan korupsi, laporan terkait status Yaqut Cholil Qoumas jadi tahanan rumah
KPK merespons laporan MAKI ke Dewas terkait polemik tahanan rumah Yaqut Cholil Qoumas. KPK mengklaim prosedur sudah sesuai aturan
Polemik pengalihan penahanan Yaqut Cholil Qoumas berbuntut panjang. MAKI resmi laporkan pimpinan KPK ke Dewas atas dugaan intervensi luar dan perlakuan khusus
MAKI melaporkan jajaran pimpinan, KPK ke Dewan Pengawas (Dewas), Rabu (25/3) buntut mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah.
ICW mendesak Dewas KPK memeriksa pimpinan lembaga antirasuah itu setelah mengalihkan status penahanan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dari tahanan rutan jadi tahanan rumah
Pelanggaran tersebut berkaitan dengan jabatan Fani sebagai direktur di sebuah perseroan saat masih berstatus sebagai pegawai KPK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved