Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR komunikasi politik Universitas Airlangga Suko Widodo mengatakan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri sangat berhitung terhadap tanggung jawab dan konsekuensi bagi partainya. Mega sangat memertimbangkan suara kader dan publik yang selama ini selalu mendukung PDIP.
Baca juga : PDIP: Ide Prabowo Bentuk Presidential Club Layak Dimatangkan
Pernyataan ini merupakan respons Suko terhadap rencana pertemuan Megawati dan Prabowo yang telah disampaikan Puan Maharani beberapa waktu lalu.
"Mega sangat berhitung sekali soal tanggung jawab dan konsekuensi bagi partainya. Bisa jadi perbedaan sikap dengan Puan yang bersikap berbeda sedangkan Mega lebih memikirkan warganya. Ini memang dilema dalam politik kita. PDIP dibingungkan dengan situasi ini 10 tahun memimpin punya peluang dia dilematis antara penegakan keinginan warganya," jelasnya, Rabu (12/9).
Rencana pertemuan tersebut menurutnya belum bisa diartikan apa pun sebab semuanya tergantung dari isi pembicaraan keduanya jika pertemuan itu terlaksana.
Baca juga : Rombongan PDIP Ziarah Makam Bung Karno tanpa Jokowi-Gibran
"Tergantung dari negosiasi privilege apa yang diberikan PDIP. Posisi PDIP diharapkan jadi oposan sementara Puan harus mikir masa depan partai. Jadi ada tarik menarik di sini."
Lebih lanjut dikatakan jika merujuk pada pengalaman, Megawati termasuk politisi yang sulit untuk ditaklukan. Sikap Mega menjaga integritas bangunan partai sangat nampak pada setiap pernyataannya. Sehingga sulit untuk Mega menentukan sikap politiknya pada pemerintahan ke depan.
"Saya kira luka Megawati soal Jokowi masih meninggalkan bekas walau pun dia baik sama Prabowo. Merujuk dari hubungannya dengan Susilo Bambang Yudhoyono dulu Mega tidak mudah ditaklukan. Dia menjaga integritas bangunan partai. Keputusannya ada di Mega tapi siapa yang bisa taklukan dia," tandasnya. (Sru/M-4)
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan bahwa posisi partainya di luar pemerintahan justru menuntut tanggung jawab politik dan moral yang lebih besar dalam menjaga arah pembangunan
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan
KETUA DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira mengatakan wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD berpeluang dibahas pada rapat kerja nasional (rakernas).
Risma menuturkan, para sopir ambulans kerap bekerja tanpa hari libur, bahkan tetap mengantar pasien pada hari Minggu maupun dini hari.
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning Proletariyati, mengeklaim bahwa hanya PDIP yang memiliki Badan Penanggulangan Bencana (Baguna).
Salah satu poin krusial yang disoroti adalah keberlanjutan proses reformasi di institusi Polri, Kejaksaan, hingga lembaga peradilan.
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan bahwa posisi partainya di luar pemerintahan justru menuntut tanggung jawab politik dan moral yang lebih besar dalam menjaga arah pembangunan
KETUA DPR RI Puan Maharani menyampaikan ucapan selamat merayakan Natal 2025 kepada seluruh umat Nasrani di Indonesia serta selamat menyambut Tahun Baru 2026.
KETUA DPR RI, Puan Maharani mengimbau Pemerintah Daerah (Pemda) agar tidak menggelar perayaan pergantian tahun 2026 secara berlebihan atau euforia.
Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak perempuan Indonesia mengambil peran aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
Seluruh rumah sakit, terutama yang berada di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), tidak boleh menolak warga mendapatkan layanan medis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved