Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN terpilih Prabowo Subianto disebut akan menempatkan 4 menteri yang memiliki background lulusan SMA Taruna Nusantara. Hal itu disebutkan oleh adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo. Pernyataan Hashim tersebut membuat publik penasaran siapa saja dan mengapa secara spesifik ia menyebut calon menteri berasal dari SMA Taruna Nusantara.
Direktur Riset & Komunikasi Lembaga Survei KedaiKOPI Ibnu Dwi Cahyo menjelaskan, banyak alumni Taruna Nusantara yang sudah bersama Prabowo sejak Gerindra berdiri, beberapa pernah menjadi staf Prabowo, belum lagi petinggi partai diluar Gerindra yang berkoalisi dengan Prabowo dan beberapa kandidat dari profesional.
“Kalau kita lihat dari tim transisi misalnya ada Sugiono dan Prasetyo Hadi keduanya dari Tarnus. Kita lihat Sugiono yang juga anggota Komisi 1 DPR ini selalu menemani Prabowo di semua agenda. Di demokrat ada AHY juga kawan Sugiono seangkatan saat di Tarnus,” kata Ibnu yang juga alumni Taruna Nusantara ini, Senin (9/9).
Baca juga : Presiden Terpilih Diharapkan Bentuk Kabinet yang Efisien dan Efektif
Ibnu menambahkan, Prabowo menginginkan menteri berusia muda, paling tidak dibawah 50 tahun. Ini jadi isyarat ke parpol lain juga untuk mengirimkan kandidat menteri berusia muda.
“Menurut saya Prabowo juga ingin mengirimkan sinyal ke parpol koalisi agar mengirim kandidat menteri yang berusia muda. Tentu AHY masih muda dan ini salah satu yang mungkin disebut Hashim berasal dari Taruna Nusantara,” terang pria asal Semarang ini.
Menurut Ibnu, Prabowo juga ingin melanjutkan apa yang dilakukan Jokowi dengan menunjukkan komitmen ke anak muda dengan menunjuk menteri berusia muda.
Baca juga : PAN Dorong Yandri Susanto Jadi Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran
“Selain AHY, Sugiono, Prasetyo Hadi, masih ada kandidat lain yang berasal dari Tarnus unsur Gerindra seperti Sudaryono yang sekarang Wamentan dan Simon Aloysius yang saat ini menjabat Komisaris Utama Pertamina,” jelasnya.
Dari kalangan Profesional ada Oki Muriza yang saat ini sebagai Wamen ESDM. Lalu Rahmat Kaimudin mantan CEO Bukalapak.
“Alumni Tarnus menyebar di banyak partai dan dunia profesional. Memang paling kuat nama-nama yang tadi disebut, apalagi beberapa sudah menjadi staf Prabowo sejak Gerindra berdiri. Kita lihat juga ada staf Prabowo yang maju di berbagai Pilkada,” tambahnya. (Z-8)
Prabowo memilih beberapa orang bermasalah hukum untuk masuk ke dalam kabinetnya, hal itu menandakan bahwa tidak ada komitmen awal pemerintahaannya terhadap penegakan hukum.
Tito Karnavian sebagai Menteri Dalam Negeri bisa melakukan konsultasi dengan pihak-pihak terkait seperti Aceh sebelum mengeluarkan keputusan menteri,
Akankah ancaman terkini senasib dengan ancaman-ancaman sebelumnya? Bukan janji tapi sekadar basa-basi? Jika benar dia akan merombak kabinet, siapa saja yang bakal diganti?
Para menteri ini dinilai memiliki kejelasan arah kebijakan, tata kelola yang efisien, serta gaya kepemimpinan yang responsif dan komunikatif.
Menkeu Sri Mulyani Indrawati akhirnya memberi komentar terkait dirinya yang diisukan mundur dari Kabinet Merah Putih. Ia mengatakan tetap bekerja.
Jika pemerintah tetap melakukan efisiensi, maka kementerian atau lembaga yang disasar adalah sektor nonteknis atau tidak terkait pelayanan publik
PPNS adalah sistem pengaturan agar aparatur sipil dapat diberi kewenangan khusus untuk menyidik tindak pidana di sektor tertentu, dan tidak berada di bawah komando Polri.
Angka ini menandakan keberhasilan Seskab dalam membangun profil publik di tengah isu-isu pemerintahan yang krusial.
PP KAMMI menilai satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi momentum mengevaluasi program prioritas di antaranya makan bergizi gratis (MBG) dan menteri berkinerja buruk.
Apakah 'orang-orangnya' Jokowi yang masih tersisa akan terdepak juga?
Presiden Prabowo Subianto mengirimkan surat khusus kepada lima eks menteri di kabinetnya yang belum lama ini diganti.
PRESIDEN Prabowo Subianto belum mengumumkan dan melantik dua posisi menteri pascaperombakan kabinet beberapa waktu lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved