Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Jenderal (Purn) Wiranto menyampaikan bahwa partai politik berperan kuat dalam menghadirkan kepemimpinan transformasional yang dapat mengatasi beragam persoalan bangsa.
Menurut dia, peran kuat parpol dalam menghadirkan kepemimpinan transformasional itu terkait pemberian pendidikan dan pelatihan kepemimpinan secara serius kepada para kader yang disiapkan untuk menjadi pemimpin.
"Kepemimpinan transformasional tidak muncul dengan tiba-tiba. Pemimpin bukan hanya dilahirkan, melainkan juga harus dididik. Peran partai politik sangat kuat dalam mendidik, melatih, dan melahirkan pemimpin-pemimpin yang andal, yang punya talenta kepemimpinan transformasional," ujar Wiranto usai Seminar Nasional Ikatan Doktor Alumni Universitas Jakarta (IKADA UNJ) bertajuk Kepemimpinan Transformasional dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045, di Jakarta, Sabtu (31/8).
Baca juga : Butuh Pendidikan Berkelanjutan Optimalkan Bonus Demografi
Sejauh ini, menurut dia, partai-partai politik di Indonesia belum memberikan pendidikan dan pelatihan kepemimpinan secara maksimal kepada para kadernya.
Sejalan dengan persoalan tersebut, Ketua Dewan Pakar IKADA UNJ itu mengimbau partai-partai politik di Indonesia untuk mulai menyadari peran penting mereka dalam menghadirkan kepemimpinan transformasional. "Jadi, ini memang perlu kesadaran dari partai politik," ucapnya.
Kepemimpinan transformasional merupakan sebuah gaya kepemimpinan dari seorang pemimpin untuk mengidentifikasi perubahan yang diperlukan organisasi atau negara yang dipimpinnya.
Selanjutnya, pemimpin dengan gaya kepemimpinan tersebut menginspirasi para pengikutnya untuk menyusun visi yang dapat membuka jalan serta mewujudkan perubahan tersebut.
Baca juga : Wiranto: Prabowo Penuhi Kriteria Jadi Capres 2024
Selain mengatasi beragam persoalan bangsa, Wiranto mengatakan kepemimpinan transformasional juga dibutuhkan untuk mewujudkan visi menjadikan Indonesia sebagai negara maju atau Indonesia Emas 2045.
Visi menjadikan Indonesia sebagai negara maju pada tahun 2045, kata Wiranto, merupakan kelanjutan dari cita-cita bangsa yang belum terwujud seutuhnya, yakni cita-cita menjadi negara yang adil, makmur, dan sejahtera.
Meskipun bukan merupakan hal yang mudah untuk dilakukan, Wiranto meyakini keberadaan kepemimpinan transformasional akan mampu membawa Indonesia menjadi negara maju pada 2045. (Ant/J-2)
Rugaiya Usman, istri Wiranto meninggal dunia. TNI turut berduka dan menyiapkan prosesi pemakaman di Solo.
PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan untuk membahas kondisi pascakericuhan. Ada Dudung Abdurachman dan Wiranto
DPR juga harus menangkap aspirasi para purnawirawan tersebut agar isu pemakzulan tidak berkembang liar di masyarakat.
Lima tokoh lulusan Akademi TNI yang memberikan kontribusi besar dalam militer dan politik Indonesia.
Wiranto menyampaikan bahwa visi menjadikan Indonesia sebagai negara maju pada 2045 mendatang merupakan kelanjutan dari cita-cita bangsa yang belum terwujud seutuhnya.
Pilkada lewat DPRD manuver politik para elite yang telah diperhitungkan secara matang demi pembagian kekuasaan di tingkat daerah.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Pantas Nainggolan menegaskan perombakan struktur ini menjadi fondasi kebangkitan partai di Jakarta.
Sebanyak delapan parpol, setelah beberapa kali pertemuan, bersepakat resmi mendeklarasikan komitmen dan semangat bersama bernama GKSR.
Budi membeberkan ada arahan dari Jokowi untuk terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Partai politik yang mengedepankan kejujuran akan membuat partai tersebut terbuka dan dinamis.
Peneliti Perludem, Haykal mengatakan bahwa aturan ini penting agar sistem kepartaian tidak terjebak dalam pola kartel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved