Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
ISTRI dari mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Wiranto, Rugaiya Usman Wiranto, meninggal dunia pada Minggu (16/11). Kabar duka ini disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayor Jenderal (Mar) Freddy Ardianzah.
Freddy menyebut Rugaiya wafat pada pukul 15.55 WIB di Bandung, Jawa Barat. Atas kepergian almarhumah, TNI menyampaikan belasungkawa yang mendalam.
"Semoga Almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan," kata Freddy dikutip dari Antara, Minggu (16/11).
Menurut informasi yang diterima, jenazah Rugaiya akan dibawa ke Jakarta untuk disemayamkan di rumah duka di Jalan Palem Kartika, Kompleks PATI AD Bambu Apus, Jakarta Timur.
"Selanjutnya besok pagi akan diberangkatkan ke Solo untuk dimakamkan," kata dia.
Rugaiya dikenal sebagai sosok yang setia mendampingi Wiranto sejak awal kariernya sebagai perwira Angkatan Bersenjata. Ia turut menyertai perjalanan panjang karier militer dan pemerintahan sang suami.
Saat ini, di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Wiranto menjabat sebagai Penasehat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan. Sebelumnya, ia pernah menduduki berbagai posisi penting, termasuk Panglima TNI, Menteri Pertahanan dan Keamanan, dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. (Ant/P-4)
PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan untuk membahas kondisi pascakericuhan. Ada Dudung Abdurachman dan Wiranto
DPR juga harus menangkap aspirasi para purnawirawan tersebut agar isu pemakzulan tidak berkembang liar di masyarakat.
Lima tokoh lulusan Akademi TNI yang memberikan kontribusi besar dalam militer dan politik Indonesia.
Sejauh ini partai-partai politik di Indonesia belum memberikan pendidikan dan pelatihan kepemimpinan secara maksimal kepada para kadernya.
Wiranto menyampaikan bahwa visi menjadikan Indonesia sebagai negara maju pada 2045 mendatang merupakan kelanjutan dari cita-cita bangsa yang belum terwujud seutuhnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved