Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum JSIT Indonesia Fahmi Zulkarnain menanggapi fenomena jilbab saat pelantikan para anggota Paskibraka di Istana Negara kemarin. Fahmi mengatakan bahwa penggunaan hijab atau jilbab sesungguhnya merupakan pengejawantahan dari nilai-nilai Pancasila. Lebih lanjut Fahmi juga memaparkan bagaimana proses Pendidikan di sekolah Islam terpadu yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan konsep kebangsaan yang dijiwai oleh Pancasila dan amanat UUD 1945.
"Proses pendidikan di sekolah ini dirancang untuk membentuk karakter siswa yang tidak hanya taat beragama, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang kuat. Siswa diajarkan untuk menghargai perbedaan, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, dan memiliki kesadaran akan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa," ungkap Fahmi.
Dengan demikian, lanjutnya, pendidikan di sekolah Islam terpadu tidak hanya fokus pada aspek keagamaan, tetapi juga pada pembentukan sikap dan perilaku sebagai warga negara yang baik.
Baca juga : Menpora Sayangkan Jawaban Tidak Tegas BPIP soal Paskibraka Lepas Hijab
"Salah satu bentuk implementasi nilai-nilai Pancasila di sekolah Islam terpadu adalah penekanan pada pentingnya mengenakan hijab bagi siswa perempuan. Hijab bukan hanya dilihat sebagai kewajiban agama, tetapi juga sebagai manifestasi dari nilai ketuhanan yang diakui dalam Pancasila. Dengan mengenakan hijab, siswa perempuan diharapkan dapat menanamkan rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri dan lingkungan, serta mencerminkan identitas mereka sebagai individu yang memegang teguh ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari," urai praktisi pendidikan ini.
Proses pembelajaran di sekolah Islam terpadu juga, kata Fahmi, sangat mendukung terciptanya kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara.
"Siswa diajak untuk memahami dan menghayati amanat UUD 1945 yang menegaskan bahwa setiap warga negara berhak dan wajib menjunjung tinggi nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Melalui kegiatan-kegiatan seperti diskusi, ceramah, dan pengamalan langsung di masyarakat, siswa diajarkan untuk memahami pentingnya peran mereka sebagai generasi penerus bangsa yang harus menjaga dan memelihara keutuhan NKRI," tegas Fahmi.
Baca juga : Pemprov Jawa Barat: Tidak Ada Aturan Paskibraka Lepas Jilbab
Pada akhirnya, imbuhnya, pendidikan di sekolah Islam terpadu bertujuan untuk mencetak generasi muda yang berakhlak mulia, cerdas, dan berwawasan kebangsaan. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan kebangsaan dalam setiap aspek pendidikan, sekolah ini berperan penting dalam menciptakan warga negara yang baik dan berkomitmen terhadap nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.
"Ini merupakan salah satu wujud nyata dari upaya untuk membangun bangsa yang religius dan beradab, sesuai dengan cita-cita luhur bangsa Indonesia," terangnya.
Ketum JSIT Indonesia ini juga mengajak semua komponen Bangsa untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan amanat UUD 1945 dalam setiap aspek kehidupan kita. Termasuk dalam pemakaian hijab, yang tidak hanya mencerminkan kepatuhan terhadap ajaran agama, tetapi juga menunjukkan komitmen kita terhadap nilai-nilai kebangsaan yang menghargai keberagaman dan kemanusiaan.
"Dengan bersama-sama menjaga dan mengamalkan nilai-nilai ini, kita dapat membangun masyarakat yang harmonis, beradab, dan berintegritas tinggi demi kemajuan bangsa dan negara," tutup Fahmi. (M-4)
Mengenakan hijab secara penuh di depan kamera diakui Gisel memerlukan kesiapan mental dan fisik.
Austria mengesahkan larangan pemakaian kerudung bagi anak perempuan di bawah 14 tahun di sekolah.
Olla Ramlan tidak mengungkapkan secara detail alasan mengenai keputusannya melepas hijab. Sebab, ia merasa hal tersebut merupakan ranah privasi yang tidak harus diumbar.
Pakaian sehari-hari wanita di rumah yang dipakai sepanjang hari baik untuk berkegiatan di rumah atau tidur ialah daster. Aktris dan presenter Fitri Tropica suka memakai daster di rumah.
Presenter dan aktris Fitri Tropica yang telah mulai berhijab sejak Juli 2018 membagikan beberapa caranya memilih busana muslimah untuk musim hujan.
SELAIN memperhatikan bahan kain, mengenakan busana muslim juga perlu memperhatikan rancangan busana yang tidak hanya nyaman untuk dikenakan tetapi juga kece.
Adanya pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan negara yang baik serta praktik politik yang tidak demokratis karena mengabaikan suara rakyat.
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
SERANGAN Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela menandai kembalinya praktik unilateralisme secara terang-terangan dalam politik internasional. T
Tanpa Pancasila sebagai bingkai, demokrasi lokal hanya akan sibuk merayakan prosedur, tetapi gagal menghadirkan keadilan.
Jika Generasi Z Indonesia mengadopsi Pancasila sebagai filter etika AI, kita tak hanya selamat dari distopia teknologi, tapi juga membangun Nusantara digital yang berkeadilan.
BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memperingati Hari Ibu Tahun 2025 melalui kegiatan lokakarya tematik bertema Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya, Menuju Indonesia Emas 2045
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved