Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menggelar rapat terbatas (ratas) bersama menteri-menteri kabinet Indonesia Maju, pada Rabu, (31/7). Belum diketahui pasti pembahasan ratas tersebut. Namun, saat ini berhembus isu mengenai perombakan (reshuffle) pembantu Jokowi.
"Besok ada ratas di Jakarta," kata Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (30/7).
Santer dikabarkan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia bakal menggantikan posisi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. Mengenai isu tersebut, Airlangga enggan berkomentar lebih dalam. Menko Perekonomian hanya memastikan datang ratas pada besok hari.
Baca juga : Reshuffle Kabinet Disebut Bidik Menteri dari PDIP, Genderang Perang Jokowi Makin Keras
"(Soal reshuffle) tidak tahu soal itu. Intinya, besok ada undangan soal ratas," ungkapnya.
Terpisah, Arifin Tasrif memberikan sinyal adanya pergantian kursi menteri ESDM. Namun, dia tidak menyebutkan secara pasti kapan pelaksanaan reshuffle tersebut.
"Ya tunggu saja. Insya Allah, kita lihat saja," ucapnya.
Arifin didapuk menjadi menteri ESDM oleh Jokowi pada Oktober 2019 lalu. Pria kelahiran 19 Juni 1953 itu menggantikan Ignasius Jonan. Sebelum menjadi Menteri ESDM, pria lulusan Institu Teknologi Bandung itu menjadi Duta Besar Indonesia untuk Jepang sejak 2017.
(Z-9)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Walaupun belum tercatat sebagai kader, sikap politik Jokowi ini dinilai sebagai langkah untuk melengkapi legasinya.
Pernyataan Jokowi yang siap “berjuang mati-matian” untuk PSI sebagai sinyal kecemasan dan rasa terancam di tengah dinamika politik pasca-Pilpres.
Pernyataan-pernyataan Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PSI memiliki makna politik yang kuat, meskipun secara formal Jokowi belum bergabung ke PSI.
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep merespons ajakan “habis-habisan” Jokowi dalam penutupan Rakernas PSI di Makassar. PSI ditargetkan jadi partai besar di Pemilu 2029.
Meski Jokowi belum resmi menjadi kader, Raja Juli menyebut pernyataan mantan presiden itu sudah seperti ajakan terbuka kepada seluruh loyalisnya untuk bergabung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved