Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Demokrat, Herman Khaeron, menyoroti perlunya pengaturan yang cermat terkait kebijakan pemotongan gaji atau pendapatan untuk Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Hal ini untuk menghindari potensi terjadinya kasus korupsi terkait pengelolaan keuangan dan investasi, seperti yang dialami oleh PT Jiwasraya dan PT ASABRI.
"Hanya melihat contoh-contoh seperti ASABRI, Taspen, dan Jiwasraya, kita menyadari bahwa banyak lembaga penghimpun dana publik yang menghadapi masalah hukum," ungkap Herman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (29/5).
Menurutnya, untuk mencegah kemungkinan masalah hukum, penting untuk melakukan afiliasi dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), seperti Bank Tabungan Negara (BTN), sehingga pengelolaannya dapat dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Baca juga : Kejagung Periksa Mantan Dirut Asabri Sonny Widjaja
"Transparansi dan akuntabilitas yang dapat dipercaya adalah kunci di sini," tambah Herman.
Selaku Ketua Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Herman menekankan pentingnya diseminasi aturan terkait kebijakan tersebut. Ini penting agar publik dapat memahami dengan baik kebijakan yang diterapkan.
"Setiap aturan harus diseminasi dengan baik kepada masyarakat, sehingga mereka merasa bahwa aturan tersebut relevan dan bermanfaat," jelasnya.
Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2024 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Tabungan Perumahan Rakyat pada tanggal 20 Mei 2024. Pasal 5 dalam peraturan tersebut menjelaskan bahwa setiap pekerja dengan usia minimal 20 tahun atau yang telah menikah dan memiliki penghasilan setidaknya sebesar upah minimum, diwajibkan untuk menjadi peserta Tapera.
Pasal 7 juga merinci jenis pekerja yang diwajibkan menjadi peserta Tapera, tidak hanya ASN dan TNI-Polri, serta BUMN, tetapi juga pekerja swasta dan pekerja lainnya yang menerima gaji atau upah. (Z-10)
Motivasi tersebut muncul karena Gen Z belajar dari pengalaman beban finansial atau kesalahan pengelolaan keuangan yang dilakukan generasi orangtua mereka di masa lalu.
Harga emas global dan Antam turun pada 17 Februari 2026. Prediksi untuk Rabu, 18 Februari, diperkirakan stabil atau berpotensi rebound tipis dengan harga Antam Rp2,96–3,05 juta per gram.
Kemudahan transaksi digital, mulai dari one-click checkout hingga godaan promo di notifikasi ponsel, menjadi pemicu utama tingginya perilaku konsumtif.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
SCAM Kamboja bukan sekadar cerita kriminal lintas negara atau kisah tragis warga negara yang terjerat pekerjaan palsu di luar negeri.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
Pemkab Pohuwato memastikan pembukaan lahan oleh PT BJA dilakukan berdasarkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan bertahap sesuai petak tebang.
UBS menggelar UBS OneASEAN Summit untuk ke-14 kalinya dengan menghadirkan lebih dari 850 investor institusional, pembuat kebijakan, serta pemimpin industri dari berbagai negara.
Platform investasi aset kripto PT Pintu Kemana Saja berpartisipasi sebagai sponsor dalam Gathering Akbar Asosiasi Rumah Kost Indonesia (ARKI) Yogyakarta.
Pilihan produk seperti reksa dana, saham, hingga obligasi negara Fixed Rate (FR) bisa membantu masyarakat berinvestasi sesuai profil risiko masing-masing.
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Selama ini, hubungan Indonesia dan Uni Emirat Arab memang berkembang pesat, terutama pada sektor energi, infrastruktur, dan proyek-proyek pengembangan ekonomi baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved