Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
POLITISI Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Luluk Nur Hamidah mengungkapkan sikap partainya tidak ada yang berubah terkait hak angket. Meski santer isu pertemuan petinggi partai politik yang berada di kubu berseberangan, Luluk menyampaikan hal itu tidak akan menggoyahkan iman anggota DPR RI dari PKB untuk tetap komitmen pada hak angket.
“Kalau seandainya harus ada pertemuan antara Ibu Mega dengan Pak Prabowo, misalnya seperti itu, kalau bagi PKB sendiri kita masih punya keyakinan bahwa hak angket itu penting. Ini justru salah satu mekanisme yang terbaik untuk melakukan semacam pertaubatan nasional atau pertaubatan politik, bahwa ada abuse of power yang digunakan selama perhelatan, khususnya pilpres kemarin,” ujar Luluk kepada Media Indonesia, Jumat (12/4).
Menurut Luluk, PKB masih menganggap hak angket perlu digulirkan demi perbaikan demokrasi bangsa Indonesia ke depan. Langkah melalui hak angket, lanjut dia, merupakan cara paling elegan, dewasa dan juga konstitusional yang bisa dilakukan untuk membongkar kecurangan pemilu dan pilpres.
Baca juga : Dukungan Hak Angket Meningkat, BRIN: Bukti Pentingnya Urai Kecurangan Pemilu
Dia juga khawatir ada upaya untuk menormalisasi kecurangan dan penyalahgunaan kekuasaan dari penguasa dalam proses pemilu untuk melancarkan kepentingan pribadinya apabila hak angket tidak dilakukan.
“Hak angket ini, menjadi penting untuk mencegah hal-hal serupa bisa terulang kembali. Ini tidak ada kaitannya dengan apakah kemudian orang akan makan bareng, ngopi bareng, saling silaturrahim, silaturrahim itu penting secara psikologis. Karena itu baik untuk sisi kemanusiaan kita,” ujar dia.
Namun, Luluk tetap berharap petinggi partai dari kubu berseberangan tidak perlu bertemu dahulu demi menghargai perasaan dari internal dan pendukung yang merasa dirugikan dalam proses pilpres kemarin, dalam hal ini pendukung PDIP dan Ganjar-Mahfud.
“Ini mungkin yang perlu dipertimbangkan oleh PDIP. Pasti konsekuensi itu akan muncul bukan hanya dari pihak luar. Tetapi juga bisa dari internal para pendukung, supporter, yang memberikan dukungan kepada PDIP atau dukungan capres cawapres mereka,” kata Luluk.
“Ada waktu yang tepat sebenarnya kapan pertemuan itu bisa dilakukan. Kalau menurut saya, tanpa bermaksud mencampuri urusan lain, ini pesan untuk kami sendiri juga, ya, langkah-langkah yang secara politik konstitusional itu ya diselesaikan dulu. Itulah baru kemudian rekonsiliasi itu bisa terbangun. Rekonsiliasi yang bermakna. Bukan rekonsiliasi semu, apalagi untuk kepentingan tertentu. Itu akan menyakitkan bagi orang atau masyarakat banyak,” pungkasnya. (Z-6)
KETUA DPP PKB Daniel Johan, menilai usulan pemilihan kepala daerah atau pilkada tak langsung lewat DPRD menjadikan demokrasi lebih efektif dan menekan biaya politik.
Muhaimin Iskandar langsung menepis anggapan bahwa pernyataan Presiden tersebut merupakan sinyal kekhawatiran terhadap manuver politik PKB.
Presiden Prabowo Subianto berseloroh bahwa koalisi partainya harus mengawasi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Muhaimin Iskandar menilai mekanisme demokrasi yang saat ini berjalan di Indonesia banyak yang tidak efektif dan justru tidak produktif bagi kemajuan daerah.
DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bandung memastikan akan memberikan bantuan hukum kepada Wakil Wali Kota Bandung Erwin yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Cucun menegaskan pihaknya enggan terlibat dalam urusan internal PBNU.
Legislator PDIP Edy Wuryanto mendesak pemerintah memprioritaskan pemenuhan dokter spesialis di daerah 3T serta mencegah mahalnya pendidikan kedokteran.
Siapa Sudewo? Simak profil Bupati Pati yang dilantik pada 2025, lengkap dengan biodata, karier politik, dan perjalanan menuju kursi kepala daerah.
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda memastikan mekanisme pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat.
Ahmad Safei meminta Kementerian Perhubungan bersama Basarnas, TNI, dan Polri untuk segera melakukan pencarian korban hilangnya pesawat ATR 42-500
Wakil Ketua Komisi V DPR RI mendesak Kemenhub melakukan audit soal insiden hilangnya kontak pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dengan registrasi PK-THT di wilayah Maros
Pesawat tersebut dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1) sekitar pukul 13.17 WITA, dan hingga kini proses pencarian serta verifikasi masih dilakukan oleh Basarnas, TNI/Polri
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved