Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan pemerintah terus memantau sidang sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (sengketa PHPU) yang sedang berjalan di Mahkamah Konstitusi (MK). Moeldoko enggan berkomentar lebih jauh saat ditanya tentang nama Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang disebut dalam sidang sengketa MK terkait netralitasnya.
"Kita pantau persidangan," ujar Moeldoko di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (1/4).
Saat ditanya kemungkinan MK akan memanggil sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju ke sidang PHPU tersebut, Moeldoko juga menegaskan hal yang sama.
Baca juga : Moeldoko: Presiden Jokowi Netral di Pemilu 2024
"Ya kita ikuti," ucapnya.
Sebelumnya pada sidang PHPU di MK, paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan paslon nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, meminta MK menghadirkan sejumlah menteri, seperti Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dan beberapa menteri soal politisasi bansos selama pemilu.
Secara terpisah, Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin mengatakan tidak ada relevansinya sengketa PHPU dengan dugaan politisasi bantuan sosial (bansos) untuk pemenangan paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka seperti yang didalilkan oleh paslon nomor urut 1 dan 3.
Baca juga : Pemanggilan Menteri dalam Sidang Sengketa Pilpres Diputuskan melalui RPH
"Pada kasus yang lain lagi kalau dia mau perkarakan (bansos). Kalau dia mau perkarakan di kasus yang lain, bukan pada sengketa pemilu. Apa urusannya bansos dengan sengketa pemilu? di MK kok bicara bansos?," papar Ali.
Mengenai permintaan agar Mahkamah meminta keterangan presiden dalam sidang tersebut, Ali mengatakan sengketa pemilu tidak ada kaitannya dengan presiden.
"Apa juga hubungannya dengan presiden? Apa juga hubungannya dengan presiden? Masa sengketa pemilu urusannya bahas tentang bansos?," tutur Ali.
Baca juga : Tidak Ada Anwar Usman, Tim Hukum Amin Optimistis Menang Sidang Sengketa Pilpres
Menurutnya dalam sidang sengketa pemilu, hal-hal yang harus dibuktikan adalah yang didalilkan oleh pasangan calon nomor urut 1 dan 3. Ali mengatakan perkara di MK sebaiknya hanya sengketa pilpres, tidak merembet ke persoalan lain.
"Dengan begitu maka semua kegundahgulanaan atau hal yang menjadi tidak jelas atau apa yang menjadi tuntutan mereka harusnya materinya di situ. Itu sebabnya MK itu adalah sebuah institusi yang keputusannya final and binding (final dan mengikat). Jadi bagusnya perkara ini dia tidak merembet ke sana ke mari," tukasnya.
(Z-9)
Kepala Staf Presiden Muhammad Qodari menegaskan dukungan pemerintah terhadap APUDSI dalam memperkuat pemasaran dan legalitas produk desa.
Prabowo perintahkan KSP Qodari kumpulkan video ramalan gagal MBG. Program Makan Bergizi Gratis kini capai 60,2 juta penerima, target 82,9 juta di 2026.
Pompa apung dipilih karena sifatnya yang adaptif dan portabel, sehingga mampu menjangkau kawasan permukiman dan area padat.
Prabowo menunjukkan optimisme terhadap keberlanjutan program prioritas pada periode 2026-2027.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyambut malam Tahun Baru 2026 bersama warga terdampak bencana di Aceh.
Kehadiran KSP dalam dialog publik menjadi penting untuk memberikan penjelasan yang lebih sistematis mengenai apa yang sudah dan sedang dilakukan pemerintah.
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengomentari uji materi Pasal 169 Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum atau UU Pemilu yang dilayangkan dua advokat.
KETUA Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep, bersilaturahmi ke Abuya Ahmad Muhtadi Dimyathi, Kamis (26/2).
Mantan Bupati Indramayu Nina Dai Bachtiar menemui Jokowi di Solo untuk meminta restu bergabung ke PSI.
Akankah fakta baru itu akan mempercepat proses hukum yang sedang berlangsung? Ke mana pula arah penyelesaian kasus yang telah lama memicu kegaduhan dan keterbelahan publik itu?
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved