Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
TNI membeberkan awal mula terjadinya tindak kekerasan yang dilakukan prajurit TNI terhadap anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB Papua) Definus Kogoya yang viral di media sosial.
“Yang perlu diketahui masyarakat adalah kenapa Definus Kogoya dianiaya atau tindakan kekerasan dilakukan kepada dirinya adalah bahwa Definus Kogoya itu tertangkap pasca patroli aparat keamanan TNI-Polri,” ujar Kadispenad Brigjen TNI Kristomei Sianturi, Senin (25/3).
Awal kronologi kejadian adalah Definus ditangkap anggota TNI karena ada informasi dari masyarakat yang menyatakan akan ada pembakaran puskesmas di Kabupaten Puncak.
Baca juga : Prajurit Siksa Anggota KKB, TNI Minta Maaf ke Masyarakat Papua
“Kemudian terjadilah tindakan kekerasan. Ini lah yang kami sayangkan bahwa TNI AD tidak pernah mengajarkan, tidak pernah mengiyakan tindakan kekerasan dalam memintai keterangan,” tegas Kristomei.
“Ini adalah pelanggaran hukum dan kita akan ditindak sesuai peraturan UU yang berlaku,” tambahnya.
Kristomei mengeklaim TNI AD sudah membekali prajuritnya untuk memenuhi standar operation prosedur (SOP) rule of engagements hukum humaniter dalam rangka melakukan tugas operasi di lapangan.
Baca juga : DPR Papua Minta TNI Polri-TPNPB Jaga Situasi Kondusif Jelang Natal
Kristomei juga menjelaskan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh prajurit TNI dari Yonif 300/Raider kini tengah dilakukan investigasi lanjutan.
Pihaknya akan mencari tahu lebih lanjut apakah penyiksaan yang dilakukan prajurit TNI ini atas inisiatif pribadi atau memang ada perintah dari atasannya untuk melakukan kekerasan tersebut.
“Nanti kita lihat bagaimana keterkaitan atau hubungan sebab akibatnya kenapa dia sampai melakukan itu. Dan itu nanti akan menentukan jenis hukuman apa yang akan diberikan kepada prajurit tersebut,” tuturnya.
(Z-9)
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Agenda utama pertemuan adalah pembahasan pengembangan, hilirisasi, serta potensi ekspor komoditas kakao Papua ke pasar global.
PANGLIMA Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Bambang Trisnohadi, memastikan proses pemulihan keamanan di 11 bandara perintis di Papua tengah berlangsung intensif.
Kapolri perintahkan pengejaran pelaku penembakan pesawat Smart Air di Korowai, Papua Selatan. Identitas pelaku disebut sudah dikantongi.
Berikut identitas pilot, kopilot dan 13 penumpang pesawat Smart Air PK-SNR yang ditembak KKB saat mendarat di Karowai, Boven Digoel, Papua Selatan.
Pesawat Smart Air ditembak KKB saat mendarat di Karowai, Boven Digoel, Papua Selatan. Pilot dan kopilot dilaporkan tewas, sementara kondisi 13 penumpang masih belum dipastikan.
Polri menerjunkan tim ke Boven Digoel, Papua Selatan, untuk menyelidiki penembakan pesawat Smart Air PK-SNR. Operasi Damai Cartenz 2026 dikerahkan ke lokasi.
Pesawat Smart Air PKS-NR ditembak saat mendarat di Bandara Koroway, Boven Digoel, Papua Selatan. Pilot dan kopilot dilaporkan tewas akibat serangan yang diduga dilakukan KKB.
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka batal berkunjung ke Yahukimo, Papua, Papua Pegunungan. Kunjungan itu dijadwalkan Rabu (14/1) atas alasan keamanan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved