Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON wakil presiden (cawapres) nomor urut 1 Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sowan ke Abdullah Gymnastiar atau dikenal dengan Aa Gym di Pondok Pesantre Daarut Tauhiid, Bandung, Kamis (8/2).
Dalam sowan tersebut, Cak Imin meminta dukungan doa dari Aa Gym dalam mendampingi capres Anies Baswedan menjelang hari pemungutan suara pada 14 Februari nanti.
"Saya ingin lapor kepada Aa Gym, saya sedang mendapatkan amanat yang berat mohon doanya, mohon restunya, mohon dukungannya. Saya ditakdirkan berdampingan dengan Mas Anies Baswedan untuk maju 14 Februari yang akan datang. Mohon doanya moga-moga Allah meridhoi perjuangan saya, semua ikhtiar telah kita lalukan tinggal 2x24 jam memasuki masa tenang semua udah kita lakukan," ujar Cak Imin di Bandung, Kamis (8/2).
Baca juga : Timnas Amin : Kumpul Akbar di JIS bukan Antiklimaks Perjuangan, Kawal Sampai Pemungutan Suara
"Mohon doa dari Aa Gym dengan seluruh para kiai, para asatiz disini sehingga perjuangan kami insyaAllah diridhoi untuk mewujudkan perubahan dan perbaikan bangsa kita," sambungnya.
Sementara itu, Aa Gym berpesan agar para pemimpin bangsa mengedepankan akhlak. Menurut pengamatannya, sumber masalah yang paling utama di negeri ini adalah masalah akhlak. Bukan masalah politik, bukan masalah ekomomi, masalah kenegaraan, itu terusannya.
"Kalau akhlaknya sudah kurang baik merembet kemana-mana. Ke masalah politik, ke kehidupan bermayarakat, berbisnis dalam ngurus negara juga jadi masalah. Jadi tolong kalau nanti ada takdir jadi presiden wapres serius sekali dengan akhlak ini. Mau bangunan sebesar apapun kalau akhlak jelek, dimakan bangunannya," kata Aa Gym.
Baca juga : Tiga Strategi Urai Kepadatan Massa saat Kampanye Amin di JIS
Aa Gym pun meminta para calon pemimpin untuk tidak banyak memberi janji. Berjanji pada rakyat sesuai kemampuan agar bisa digenapi nantinya.
"Saya mendukung bangsa ini berubah menjadi lebih baik, bangsa kita banyak masalah, saya dukung siapapun yang merupakan perubahan lebih baik. Sing sabar ya, pesan saya banyak menangis dipenghujung malam," kata Aa Gym. (Z-5)
Baca juga : Ribuan Simpul Relawan Anies-Muhaimin Siap Jalan Kaki ke JIS
Thailand menggelar pemilu dini tanpa pemenang mutlak. Perebutan kursi perdana menteri dipastikan bergantung pada strategi koalisi partai-partai besar.
Keberhasilan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto saat ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan organisasi dan kesediaan untuk melewati proses panjang yang tidak instan.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Romy Soekarno, menegaskan bahwa sistem pemilu di era modern harus dipandang sebagai infrastruktur digital strategis negara.
Ia juga mengkritik wacana penghapusan pilkada langsung yang kembali mencuat dengan dalih efisiensi anggaran.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
Berdasarkan data komparatif internasional, sistem campuran justru berisiko menimbulkan ketimpangan antara perolehan suara dan kursi di parlemen.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved