Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti menyinggung aksi calon wakil presiden (cawapres) nomor urut dua Gibran Rakabuming Raka dalam debat cawapres kedua, Minggu (21/1).
Ray mengaku jadi teringat komentar Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) atas debat ke tiga, yang menyatakan agar di dalam debat tidak ada serangan personal dan bertujuan untuk pendidikan politik.
“Apakah kiranya debat malam ini merupakan contoh debat beretika dan penuh pendidikan politik?,” terang Ray kepada Media Indonesia, Senin (22/1).
Baca juga: Debat Cawapres, Solusi Pengelolaan Sampah Masih Sekadar Gimmick
Sesuai dugaannya, Ray menuturkan Gibran akan mempergunakan debat kedua cawapres atau ke-4 sebagai ajang "balas dendam". “Balas dendam" atas situasi debat sebelumnya yang menimbulkan banyak tangis di kalangan pemilih 02.
“Gibran bersifat terbuka dan bahkan cenderung menyerang. Sementara 01 dan 03 lebih bersifat defensive. Banyak sindiran-sindiran 02 dilontarkan kepada 01 dan 03,” tuturnya.
Baca juga: Debat Cawapres, Pakar: Gus Imin dan Mahfud Tunjukkan Kekompakkan
“Mungkin karena terlalu bersemangat itulah, Gibran akhirnya mendapat 2 kali teguran moderator. Pertama soal etika podium, kedua soal tata cara bertanya,” ucap Ray.
Selain itu, kata Ray, ada gerakan seolah sedang mencari-cari sesuatu di sekeliling yang menandakan Gibran sedang mencari-cari jawaban Mahfud MD atas pertanyaan Gibran.
Sementara itu, Ray mengemukakan cawapres nomor urut satu Muhaimin Iskandar jauh lebih siap.
“Sekalipun diledek Gibran karena baca catatan, tetapi jelas ada perkembangan dari debat pertama serta celetukan Cak Imin soal Gibran lumayan menggelitik,” papar Ray.
“Yang penting bukan catatan dari Mahkamah Konstitusi dan yang kedua keberlanjutan kekuasaan. Cak Imin menjawab ledekan Gibran dengan bahasa canda yang penuh makna,” tandasnya. (Z-3)
Kegiatan sulih bahasa debat capres dan cawapres yang digelar di Kementerian Kominfo, bekerja sama dengan Pengurus Pusat Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin).
KPU mempertimbangkan perpanjangan durasi untuk segmen closing statement pada debat terakhir yang digelar khusus capres pada Minggu (4/2).
Komika dan aktor Fico Fachriza, berpendapat bahwa anak muda memang perlu kritis sekaligus santai. Meski begitu, hal tersebut tidak berarti membenarkan apa yang dilakukan Gibran.
Pengamat politik dari Universitas Jember Muhammad Iqbal menilai calon wakil presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming belum matang dalam hal kecerdasan emosional.
Pendidikan karakter di Indonesia masih lemah dan perlu diperbaiki. Hal ini dikatakan menjadi modal penting dalam membangun etika yang baik bagi generasi muda.
Surya Paloh memberi tanggapan soal penampilan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang diusung yaitu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dalam empat debat pilpres.
Mahfud mengatakan posisi Polri saat ini merupakan hasil reformasi 1998.
Mahfud menyebut, dalam praktiknya Kompolnas kerap bertindak layaknya juru bicara Polri dan hanya menjalankan tugas secara formalitas.
Menurut Mahfud, dalam beberapa waktu terakhir, DPR cenderung menunjuk calon hakim konstitusi secara internal tanpa proses seleksi terbuka.
Kegagalan di masyarakat jauh lebih fatal dibanding kegagalan akademik.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menanggapi kasus dugaan korupsi kuota haji yang menjerat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Restorative justice hanya dapat ditempuh jika ada kesepakatan antara kedua belah pihak, yakni pelaku dan korban, tanpa adanya unsur paksaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved