Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
HUBUNGAN Sekjen PBNU Saifullah Yusuf dengan Timnas AMIN memanas, menyusul pernyataan Gus Ipul agar Warga Nahdliyin tidak memilih Capres nomor 01 Anies Baswedan yang didukung Abu Bakar Ba'asyir.
Pernyataan itu memantik reaksi keras dari Juru bicara Timnas AMIN Jatim, Fauzan Fuadi. Pihaknya tidak mempermasalahkan dukungan Abu Bakar Ba'asyir kepada pasangan calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 01, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Fauzan menilai lebih baik didukung oleh Abu Bakar Ba'asyir, daripada mendapat dukungan dari pengusaha gelap. Pernyataan Fauzan ini menyikapi statemen Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul yang meminta warga NU tak memilih paslon yang didukung Abu Bakar Ba'asyir.
Baca juga : Gus Ipul Minta Warga NU tak Pilih Paslon yang Didukung Abu Bakar Baasyir
"Lebih baik didukung Abu Bakar Baasyir, daripada didukung pengusaha gelap. Ustaz Abu Bakar Ba'asyir mendukung mungkin melihat salatnya Pak Anies dan Gus Imin baik, tertib, tidak bolong-bolong," kata Fauzan di Surabaya.
Fauzan tak menjelaskan dukungan pengusaha gelap diberikan ke paslon mana dan tujuannya, mengingat masyarakat saat ini sudah cerdas untuk menilainya. "Pengusaha gelap mendukung karena apa? Saya juga tidak tahu, silakan jawab sendiri. Sekali lagi masyarakat sudah cerdas," ujarnya.
Baca juga : Abu Bakar Ba’asyir, NU, dan Pancasila
Fauzan menegaskan saat ini warga NU sudah cerdas dalam memilih calon pemimpinnya, dan Nahdliyin tidak bisa diintervensi oleh siapapun. "Tidak ada pengaruh. Warga NU Insyaallah sudah cerdas dalam menentukan pilihan," tegas Fauzan.
Fauzan memastikan Nahdliyin memilih AMIN di Pilpres 2024 karena faktor Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Mengingat beliau representasi NU 24 karat.
"Mereka memilih karena Gus Imin (Muhaimin). Gus Imin merupakan satu-satunya representasi NU 24 karat. Justru kalau Gus Imin dan Pak Anies terpilih, NU akan semakin maju dan berwibawa," tuturnya.
Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta warga Nahdliyin untuk tidak memilih Paslon yang didukung Abu Bakar Ba'asyir. Sebaiknya masyarakat memilih calon pemimpin yang cara berpikirnya dan bermazhab ahlussunnah wal jama'ah.(Z-4)
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menghadiri puncak peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Malang
Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, membeberkan alasan fundamental di balik keputusan Presiden Prabowo Subianto melibatkan Indonesia dalam Board of Peace.
KETUA Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan pesan mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto terkait Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza.
PRESIDEN Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar pertemuan dengan puluhan pimpinan organisasi Islam dan tokoh pondok pesantren dari berbagai daerah pada hari ini.
Presiden Prabowo Subianto mengundang perwakilan sejumlah organisasi masyarakat Islam, termasuk PBNU, Muhammadiyah, dan MUI, ke Istana Kepresidenan RI, Jakarta.
Ketidakhadiran sejumlah tokoh penting dalam puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) 100 Tahun Masehi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Istora Senayan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved