Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo memperkenalkan program ‘Gratisin’ yakni internet gratis, super cepat, dan merata, bagi pelajar Indonesia saat berkampanye di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (1/1)
Nantinya program tersebut akan diberikan kepada pelajar di sekolah-sekolah seluruh Indonesia guna mendukung kemajuan dunia pendidikan.
“Maka hari ini saya launching ‘Gratisin!’ internet super cepat, gratis dan merata kepada mereka pelajar,” kata Ganjar.
Baca juga : Ganjar Janji Urus Kasus Oknum TNI Menganiaya Relawannya
Ganjar mengakui internet sudah menjadi kebutuhan dasar terutama pelajar dalam rangka berkomunikasi, belajar, hingga berkreasi. Hal ini berdasarkan riset yang dilakukan olehnya.
Baca juga : Emak-emak dan Gen Z Dilatih Cara Mengolah Sampah
“Pelajar akan mendapatkan kemudahan, karena kalau kita tanya kepada keluarga yang kurang mampu, ya membeli kuota itu cukup mahal ya,” tutur Ganjar.
Maka dari itulah, kata Ganjar, dirinya bersama Mahfud MD menggagas program ‘Gratisin’ untuk internet gratis, super cepat, dan merata kepada pelajar.
“Dan mereka membutuhkan itu, karena setelah pandemi ada banyak tugas yang mesti diselesaikan dengan menggunakan fasilitas digital, mangkanya inilah yang mendorong kita untuk membikin internet gratis,” papar Ganjar.
Lebih jauh, Mantan Gubernur Jawa Tengah ini menyatakan dalam menggagas program ‘Gratisin’ tersebut terlebih dahulu dengan pakar. Nantinya, mereka akan diberikan internet dengan kecepatan yang tinggi secara merata.
“Nanti di sekolah-sekolah yang diberikan. Kecepatan setinggi-tingginya,” tutup Ganjar.
Selain internet gratis, Ganjar-Mahfud juga berjanji beri laptop gratis bagi 53,4 juta siswa di sekolah dan madrasah. Harapannya agar anak-anak kita bisa belajar, berkembang dan tidak tertinggal dari kemajuan dunia. (Z-8)
Banyak wilayah di Bali yang membutuhkan akses internet stabil, terutama daerah yang secara geografis terisolasi.
Tanpa dukungan WiFi yang andal, pelaku usaha berisiko menghadapi gangguan operasional yang berujung pada hilangnya peluang penjualan.
Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur digital di wilayah Indonesia timur mencapai tonggak baru dengan beroperasinya Community Gateway pertama di Indonesia.
Pemerintah Rusia memblokir Snapchat dan membatasi FaceTime dengan alasan keamanan nasional.
PT Perusahaan Gas Negara (PGN) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Nama domain tingkat tinggi geografis telah menjadi symbol identitas daerah dan sarana memperkuat posisi suatu wilayah di ruang digital.
Prestasi langka ini menegaskan keunggulan pelajar Indonesia di panggung robotika global.
GURU Besar Literasi Budaya Visual FSRD ITB, Prof Acep Iwan Saidi, merespons kebijakan pengelola Museum Nasional Indonesia (MNI) yang menaikkan harga tiket masuk bisa membebankan pengunjung.
ANGGOTA Komisi XIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Marinus Gea, menghadiri kegiatan Parlemen Pelajar PW IPM Banten 2025 di Universitas Muhammadiyah Tangerang.
Ia menekankan bahwa akar persoalan bukan pada keberadaan platform, melainkan kurang optimalnya mekanisme penyaringan konten berbahaya oleh perusahaan teknologi besar.
PELAKU teror di era masyarakat digital jangan dibayangkan orang-orang dengan keterikatan pada ideologi dan agama yang kebablasan.
SEBANYAK 152 pelajar dari 38 provinsi resmi menyelesaikan pelatihan perdana Gladian Sentra Paskibra untuk Indonesia (Garuda) Tahun 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved