Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu tim pemenangan Prabowo-Gibran, yakni Relawan Penerus Negeri, menggelar pelatihan mengolah sampah, kewirausahaan, dan pengenalan stunting bagi ratusan emak-emak, milenial hingga Gen Z di Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa Tengah, Jumat (29/12).
Emak-emak diajari mengelola sampah menjadi kerajinan yang memiliki nilai jual. Sejumlah materi yang disampaikan seperti mengolah limbah kantong plastik kresek menjadi kerajinan bunga.
Koordinator Penerus Negeri Jawa Tengah Alfreno Kautsar Ramadhan menyampaikan, pihaknya punya tiga program seperti penyuluhan stunting, bantu usaha, dan penukaran sampah dengan sembako.
Baca juga: SIPD Tutup Celah Penyelewengan Anggaran Tengkes
Alfreno menuturkan, bantuan untuk wirausaha yang sudah ada dan berjalan bisa memotivasi untuk bertambah giat lagi mengembangkan usaha warga.
"Kegiatan ini sudah dilakukan di 30 lokasi dalam kurun waktu seminggu. Kita berharap akhir Januari 2024 mendatang bisa selesaikan 100 titik kecamatan di Indonesia. Insyaallah program ini membantu banyak orang. Target kita adalah ibu-ibu, milenial, dan Gen Z," jelas Alfreno.
Koordinator Penerus Negeri Tegal yang juga Caleg DPRD Kota Tegal, Bagas Satya Indrana, menuturkan, pelatihan mengolah sampah penting karena selain bisa mengurangi sampah nonorganik juga bisa menambah penghasilan keluarga.
Baca juga: Impian Indonesia Emas 2045
Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai stunting dan cara pencegahannya. Sejumlah materi yang disampaikan seperti ciri-ciri orang terkena stunting, makanan pencegah stunting, dan penanggulangan stunting.
"Ini sangat penting, ibu-ibu dan remaja perlu tahu apa itu stunting. Di sini diberikan pengetahuan mengenali stunting dan cara mencegahnya. Makanan apa yang bisa mencegah stunting dan yang paling penting adalah bagaimana remaja putri menjaga kesehatan sehingga akan melahirkan generasi penerus yang sehat," ucap Bagas. (Z-6)
Sejak 2019, Faris terjun ke NTT untuk melakukan misi sosial dalam penanganan masalah kesehatan di daerah itu.
Pemanfaatan kacang hijau untuk mengatasi stunting dinilai sangat relevan karena aksesnya yang mudah, harga terjangkau, serta kandungan gizi yang tinggi.
Selain penurunan angka stunting, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 64,28 persen balita peserta program mengalami perbaikan status gizi.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
Kemenkes ungkap 6% bayi di Indonesia lahir dengan berat badan rendah (BBLR) lewat Program Cek Kesehatan Gratis 2025. Simak risiko stuntingnya.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol mendukung fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) soal haram membuang sampah ke sungai.
Persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan PLTSa di Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat.
Masaaki Okamoto menyebut pertumbuhan ekonomi, digitalisasi, serta urbanisasi yang pesat menjadi faktor utama meningkatnya produksi dan maraknya konsumsi plastik di dunia.
Salah satu lokasi tepat sasaran untuk kegiatan korve atau kerja bakti menjaga kebersihan lingkungan yang dipilih yakni ruang terbuka hijau di sekitar areal eks MTQ.
sudah ada inovasi dalam mengatasi masalah sampah dalam skala rumah tangga hingga satu desa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved