Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN calon presiden 01 memberikan perhatian dan evaluasi terhadap kejadian kecelakaan kebakaran yang terjadi terhadap pekerja tambang di Morowali Sulawesi Tengah. Kapten Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas Amin) Muhammad Syaugi Alaydrus mengatakan Amin memberikan atensi khusus atas kejadian tersebut khususnya terkait keselamatan pekerja dan membanjirnya tenaga kerja asing di Indonesia.
"Ini jadi perhatian Amin di sana itu sudah ada yang mengurus untuk mengetahui kejadiannya, apa yang menjadi sebabnya dari polisi dan juga tim hukum mengawasi kemudian yang paling penting adalah skala prioritas," ujarnya.
Syaugi yang ditemui di Jakarta Selatan, Selasa (26/12) menerangkan permasalahan pekerja menjadi salah satu dari empat program utama Amin. Banyaknya tenaga kerja asing dan sempitnya lapangan pekerjaan sudah menjadi masalah yang tidak kunjung terselesaikan. Terhadap pekerja asing amin memiliki prioritas untuk mengutamakan tenaga kerja lokal untuk mendapat pekerjaan.
Baca juga : Korban Jiwa Ledakan Smelter di Morowali Jadi 21 Orang
"Ada skala prioritas kepada bangsa sendiri itu yang diutamakan. Jika memang diperlukan dari luar baru disampaikan baru meminta dari luar jadi kita dulu dipenuhi, bangsa kita ini banyak," terangnya.
Secara umum fokus Amin menciptakan lapangan pekerjaan bukan sekadar janji kampanye untuk memikat publik, tapi melalui kajian dan perhitungan yang empiris yang dipastikan bisa dilaksanakan.
"Yang selalu disampaikan pasti akan dibuat mudah dan itu sudah dihitung oleh tim substansinya Pak Anies. Apa yang disampaikan Anies itu yakin bisa dilaksanakan karena anies tidak akan bohong dan itu sudah dibuktikan dengan lima tahunnya yang lalu"
Saat dihubungi juru bicara Timnas Amin Angga Putra Fidrian juga menyampaikan duka cita mendalam terhadap korban pekerja yang terkena dampak kebakaran tersebut. Amin mengkritisi kejadian tersebut terjadi akibat hilirisasi yang terburu-buru sehingga menghasilkan aspek-aspek ketenagakerjaan yang diabaikan.
"Ada yang terabaikan. Tenaga kerja asing ilegal harus ditindak tegas. Tidak hanya pekerja tapi juga pemberi kerja," tukasnya. (Sru/Z-7)
Manajemen baru PT SRM tidak pernah memberikan persetujuan, penugasan, maupun izin kepada Tenaga Kerja Asing (TKA) untuk bekerja atau melakukan aktivitas operasional.
28 TKA asal empat negara asing yang bekerja di PT LPPI dinyatakan sudah memenuhi aturan dan prosedur yang berlaku di Indonesia.
polemik Bandara IMIP di Morowali yang diduga beroperasi tanpa pengawasan ketat aparat negara, mengkonfirmasi kekhawatiran soal masuknya tenaga kerja asing
MAYORITAS tenaga kerja asing (TKA) di Kota Batam berasal dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dengan jumlah lebih dari 1.500 orang, disusul India sekitar 1.000 orang.
Faktor pengawasan yang lemah menjadi salah satu faktor suburnya praktik korupsi di Kemenaker.
KPK mengungkap bahwa praktik pemerasan terhadap tenaga kerja asing (TKA) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyadar ke berbagai sektor, termasuk bidang olahraga
Hingga saat ini, ada sebanyak 84 ribuan pekerja Indonesia (lokal) di seluruh kawasan industri IMIP
Korban tewas ledakan tungku smelter di kawasan industri nikel PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) Morowali, Sulawesi Tengah, bertambah. Total korban jiwa 21 orang.
Polda Sulawesi Tengah segera menggelar perkara untuk menentukan tersangka kecelakaan kerja yang menewaskan 20 pekerja PT ITSS Morowali, Sulawesi Tengah.
Korban jiwa kebakaran yang disusul ledakan tungku smelter di kawasan industri nikel PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) Morowali, Sulawesi Tengah, bertambah menjadi 20 orang.
TIGA korban kecelakaan kerja di kawasan industri nikel PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) Morowali, Sulawesi Tengah, dirujuk ke Makassar.
Ia menyebutkan prioritas pertama yang harus dilakukan adalah penanganan serius terhadap korban
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved