Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
LAGU berjudul Laskar Juang (Laju) Indonesia yang dibuat sekitar enam tahun lalu memiliki nuansa sosial dan ekonomi kerakyatan, sekaligus menyebarkan kesadaran bagi segenap elemen bangsa.
Hal itu disampaikan politikus PDI Perjuangan Rieka Diah Pitaloka seusai mengaransemen lagu untuk mengiringi perjuangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai bakal capres dan bakal cawapres. Ia menyebutnya Mars Laskar Juang dengan tagar #GAMA2024.
"Agar Indonesia bangkit, maju, sejahtera. Visi Laju Indonesia mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur," kata Rieke," Sabtu (21/10).
Baca juga: Puan Sebut sudah Ketemu Gibran soal Pilpres 2024
Untuk mewujudkan visi tersebut, terang dia, misi Laju Indonesia ialah memperjuangkan hadirnya pemerintah Indonesia, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah. Kemudian, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia. Hal ini berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
"Dengan berpegang teguh pada Pancasila dan UUD 1945. Laju Indonesia pada konstetasi Pemilu 2024 menyatakan berjuang bersama Ganjar-Mahfud," kata Rieke.
Ia menambahkan, Gama dalam tagar tersebut merupakan akronim dari Ganjar-Mahfud, yang kebetulan Gama merupakan huruf ketiga alfabet Yunani. Selain itu, Gama menggambarkan kepribadian Ganjar-Mahfud sebagai sosok yang sangat terorganisir, mandiri, serta percaya diri.
Gama tahu nilai positif serta keunggulan apa yang ia miliki dalam hidup. Gama adalah sosok yang selalu setia, bersikap kooperatif, dan selalu siap membantu orang kapan saja. "Serta terbuka dan tak ragu menerima masukan untuk mencapai tujuan bersama dengan lebih cepat. Bagi Gama perjuangan tak terpisahkan dari keyakinan spiritual."
Ia menambahkan, kerohanian adalah hal penting bagi Gama. Karena itu, dalam langkah perjuangan, Gama selalu mendekatkan diri kepada Tuhan. Gama, imbuhnya, memiliki orientasi pada tujuan, bersedia untuk membagikan seluruh pengetahuan yang mereka miliki pada orang lain.
Gama merupakan sosok pekerja keras yang memiliki strategi jangka panjang, sehingga mampu mewujudkan cita-cita. "Laju Indonesia menilai pasangan capres-cawapres Ganjar-Mahfud adalah pemimpin yang memiliki kepribadian tipe Gama," tutup dia. (RO/J-2)
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menanggapi kasus dugaan korupsi kuota haji yang menjerat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Restorative justice hanya dapat ditempuh jika ada kesepakatan antara kedua belah pihak, yakni pelaku dan korban, tanpa adanya unsur paksaan.
Pakar hukum tata negara Mahfud MD menegaskan bahwa komika Pandji Pragiwaksono tidak dapat dipidana atas materi pertunjukan stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Mahfud menegaskan penerapan plea bargain tersebut harus dilakukan dengan kehati-hatian ekstra dan pengawasan yang ketat agar tidak disalahgunakan.
Jika benar-benar ingin mengatur polisi bisa menduduki jabatan sipil secara konstitusional yang tidak bertentangan dengan hukum dengan revisi UU Polri
Komisi Percepatan Reformasi Polri masih dalam tahap menghimpun aspirasi dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga jurnalis.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Indonesia telah memiliki pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari militer (TNI) hingga sipil, tetapi belum ada yang berasal dari korps kepolisian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved