Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mengatakan bahwa dirinya tidak ingin persaingan politik menghambat program pemerintah. Lantas persaingan politik menjelang pemilu harus berjalan baik.
Peneliti Senior Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof Lili Romli, menilai jika cawe-cawe presiden dalam makna untuk menjaga agar pemilu berjalan aman, damai dan demokratis, maka itu sesuatu yang baik dan harus dilakukan.
“Presiden harus memastikan pemilu berlangsung sesuai tahapan yang ditetapkan dan diputuskan, dan seterusnya,” ujar Lili kepada Media Indonesia, Senin (3/7).
Baca juga: Presiden Dinilai Harus Jaga Pemilu Berjalan Baik
“Akan tetapi jika cawe-cawe memiliki makna yang lain, yang tidak sesuai dengan koridor hukum dan demokrasi, serta bertentangan dengan etika politik, tentu tidak pas,” tegasnya.
Di sisi lain, Pakar hukum tata negara UGM Andi Sandi Antonius menilai pernyataan Jokowi sudah sesuai dengan kewenangannya sebagai kepala negara dan juga kepala pemerintahan.
Baca juga: Kasus Korupsi BTS, Presiden Minta Menpora Hormati Proses Hukum
Sebagai presiden, Jokowi harus menjaga proses pemilu yang merupakan salah satu agenda atau program pemerintah itu sendiri. (Ykb/Z-7)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Thailand menggelar pemilu dini tanpa pemenang mutlak. Perebutan kursi perdana menteri dipastikan bergantung pada strategi koalisi partai-partai besar.
Keberhasilan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto saat ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan organisasi dan kesediaan untuk melewati proses panjang yang tidak instan.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Romy Soekarno, menegaskan bahwa sistem pemilu di era modern harus dipandang sebagai infrastruktur digital strategis negara.
Ia juga mengkritik wacana penghapusan pilkada langsung yang kembali mencuat dengan dalih efisiensi anggaran.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved