Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
BERBAGAI survei menyebutkan Presiden Joko Widodo masih memiliki pengaruh cukup besar di Pilpres 2024. Hal tentu memberikan efek positif bagi PDIP.
Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando EMaS mengatakan, PDIP dan Jokowi saling berbagi manfaat. Namun pada 2014, Jokowi memberikan keuntungan lebih besar bagi partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu.
“Tidak bisa dipungkiri bahwa pada pilpres 2014 yang lalu bahwa meningkatnya suara PDI Perjuangan karena coat-tail effect dari pencalonan Jokowi sebagai capres,” katanya lewat keterangan yang diterima, Jumat ((16/6)
Baca juga: Anies Baswedan Ungguli Ganjar Pranowo
Berdasarkan beberapa lembaga survei, dia mengungkapkan, PDI Perjuangan akan tetap memimpin perolehan suara pada pilpres 2024. Menurut Fernando, hal ini sangat dipengaruhi kinerja pemerintahan Jokowi.
“Sebaiknya PDIP juga perlu memberikan apresiasi kepada Jokowi karena kepemimpinannya PDIP pada pilpres 2019 tetap menjadi pemenang pemilu. Begitu pula kemungkinan pada pilpres 2024,” tandasnya.
Baca juga: PKS Tidak Khawatir Demokrat Bakal Bermanuver
Survei Litbang Kompas pada 29 April-10 Mei 2023 merekam kecenderungan publik terhadap preferensi Presiden Jokowi terkait calon presiden (capres). Sebanyak 16 persen dari total 1.200 responden di 38 provinsi menyatakan akan memilih capres yang disarankan Jokowi. Ada 31 persen responden yang menyatakan tidak akan memilih. Namun, masih ada 53 persen yang masih akan mempertimbangkannya.
Sebelumnya, Hasil survei Litbang Kompas menunjukkan adanya peningkatan ketergantungan publik dalam memilih sosok bakal calon presiden (capres) sesuai preferensi Presiden Joko Widodo. Preferensi dukungan Jokowi inilah yang menjadi salah satu pertimbangan publik dalam menentukan capres pilihannya di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Berdasarkan survei Litbang Kompas pada 29 April-10 Mei 2023 memperlihatkan terdapat 16 persen responden yang akan memilih capres sebagaimana yang disarankan Jokowi. Dalam survei yang sama, terdapat 31 persen responden yang menyatakan tidak akan memilih dan 53 persen responden yang masih akan mempertimbangkannya.
Di sisi lain, hasil survei ini juga menunjukkan adanya peningkatan ketergantungan publik terhadap sosok capres sesuai yang disarankan Jokowi dibanding hasil survei pada tiga periode sebelumnya. (H-3)
Megawati Soekarnoputri menerima gelar doktor kehormatan (Honoris Causa) dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University (PNU) di Riyadh, Arab Saudi, Senin (9/2) waktu setempat.
Profil Megawati Soekarnoputri, Presiden RI ke-5 dan presiden perempuan pertama Indonesia, menelusuri perjalanan politik, kebijakan, dan warisan kepemimpinannya.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meluruskan pemahaman mengenai sistem politik Indonesia. Ia menguraikan sistem presidensial yang dianut Indonesia.
DI balik dinamika politik nasional, hubungan personal antara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden Prabowo Subianto tetap hangat.
KETUA Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa partainya tidak mengambil posisi sebagai oposisi terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Api Perjuangan Megawati harus menjadi motor penggerak penyelesaian isu-isu strategis di Jawa Barat.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meluruskan pemahaman mengenai sistem politik Indonesia. Ia menguraikan sistem presidensial yang dianut Indonesia.
KETUA Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa partainya tidak mengambil posisi sebagai oposisi terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dinamika pembahasan revisi Undang-Undang Pemilihan Umum memasuki fase baru menyusul mencuatnya perdebatan mengenai syarat pembentukan fraksi di DPR.
Partai politik yang melenggang ke Senayan harus memiliki keterwakilan yang utuh di setiap pos kerja DPR.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi mengaburkan prinsip supremasi sipil, karena Polri berpotensi menjadi subordinat kepentingan politik sektoral.
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved