Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
MABES Polri memastikan segera menggelar sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap empat orang mantan anak buah Irjen Teddy Minahasa. Eks Kapolda Sumatra Barat (Sumbar) itu telah lebih dulu jalani sidang etik pada Selasa (30/5) kemarin.
"Kita pastikan akan dilakukan (sidang etik)," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Sabtu (3/6).
Ramadhan belum dapat memastikan waktu pelaksanaan sidang etik mantan anak buah Teddy tersebut. Dia menyebut sidang etik Teddy Minahasa belum rampung. Sebab, Teddy mengajukan banding atas putusan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).
Baca juga: Teddy Minahasa Ajukan Banding, Kapolri: Putusannya Tidak Akan Beda Jauh
"Pasti dilakukan sidang kode etik. Menunggu waktu. Jadi, baru kemarin yang bersangkutan (Teddy), nanti yang lain juga disidang kode etik," ujar Ramadhan.
Ramadhan enggan berandai-andai vonis sidang etik yang akan diterima keempat mantan anak buah Teddy. Apakah bernasib sama dengan Teddy yang dipecat sebagai anggota Polri.
Baca juga: Polri Jatuhkan Sanksi Pemberhentian Tidak dengan Hormat Pada Teddy Minahasa
"Ya berproses lah, kan belum mulai. Kita enggak bisa asumsi. Kita lihat tentu berdasarkan fakta-fakta, pasti mempertimbangkan putusan di pengadilan negeri (PN)," katanya.
Ada empat orang mantan anak buah Teddy yang akan disidang etik buntut menjadi tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkoba. Keempatnya adalah mantan anggota Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat Aipda AD, mantan Kapolsek Kalibaru Polres Pelabuhan Tanjung Priok Kompol KS.
Lalu, mantan anggota Polres Pelabuhan Tanjung Priok Aiptu J, dan mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Doddy Prawiranegara. Teddy diduga sebagai pengendali pengedaran 5 kilogram sabu yang diambil dari 41,4 kilogram barang bukti pengungkapan kasus di Polres Buktittinggi, Sumbar. Sebanyak 5 kg sabu itu diambil dan ditukar dengan tawas. (Z-10)
Pembangunan renovasi bangunan rutilahu milik almarhum dikerjakan setelah terlebih dulu dilakukan survei dan kajian.
Mutasi dan rotasi jabatan juga disebut hal dinamis dalam tubuh Polri.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri resmi mengumumkan tujuh nama anggota polisi yang diduga terlibat dalam tragedi penabrakan dan pelindasan pengemudi Ojol Affan Kurniawan.
Kapolri juga akan melantik Kapolda Sulawesi Barat (Sulbar) Irjen Adi Deriyan Jayamarta.
Landasan meutasi mengacu pada Nomor:ST/1764/VIII/KEP./2025 dan Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025 tanggal 5 Agustus 2025 yang ditandatangani oleh As SDM Polri, Inspektur Jenderal Polisi Anwar.
Jumlah penumpang di Pelabuhan Tanjung Kalian pada 2025 mengalami peningkatan sebanyak 21.000 atau naik 20% dibandingkan tahun lalu
Syaiful enggan merinci proses penyelidikan yang dilakukan. Ia juga tak menjawab soal apakah ada rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk melacak pelaku.
Selama menjalankan misi kemanusiaan, tim memberikan layanan pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan, konsultasi medis, serta edukasi kesehatan bagi warga terdampak.
Bantuan ini menjadi komitmen BUMN sektor kesehatan itu untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses perlindungan kesehatan dasar pada fase darurat bencana.
. Hujan deras yang melanda daerah tersebut selama tiga hari menyebabkan Sungai Batang Lembang dan Sungai Batang Gawan meluap.
Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, kembali mengalami erupsi pada 3 April 2025 pukul 07:12 WIB
GUBERNUR Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menyebut Festival Durian di Solok menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi lokal ke masyarakat luas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved