Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK dua orang diduga anggota kkelompok kriminal bersenjata (KKB) ditangkap. Penangkapan dilakukan pasca baku tembak dengan TNI-Polri, tim Operasi Damai Cartenz di Kampung Nogolait, Kabupaten Nduga, Papua pada Senin (29/5).
"Saat itu, kita melakukan penyisiran mengamankan dua orang," kata Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Faizal Ramadhani dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/6)
Keduanya berinisial AK dan DB. Faizal mengatakan hasil interogasi AK, diketahui merupakan pelaku kejadian di Nogolait pada 16 Juli 2022.
Baca juga: Anggota KKB yang Terlibat Berbagai Aksi Kriminal Ditangkap
"Yang mana pada saat itu masyarakat ada 11 korban meninggal dunia yang dilakukan oleh kelompok Egianus. Kemudian, dalam hal ini (kontak tembak) dia mengakui dan dia memang terlibat," ujar Faizal.
Faizal menambahkan sesuai keterangan AK dan DB, mereka ikut bersama Yotam Bugiange saat kontak tembak terjadi. Kemudian, Satgas Operasi Damai Cartenz dan TNI melakukan tembakan balasan.
Baca juga: Polisi Tangkap Terduga Pemimpin KKB
"Sehingga mengakibatkan pihak KKB berinisial RK terkena tembakan di paha kiri, dan PG terkena tembakan pada perut dan diduga meninggal dunia. Juga kejadian tersebut pada saat itu mereka yang melakukan pembunuhan terhadap salah satu korban atas nama GS," ungkap Faizal.
Faizal menyebut kontak senjata itu terjadi saat tim Damai Cartenz dan juga TNI dari Batalyon 514 melakukan kegiatan patroli. Mereka diganggu oleh kelompok KKB pimpinan Egianus Kogoya melalui Yotam Bugiange.
Dia memastikan situasi di Nduga saat ini secara umum aman dan kondusif. Bandara Kenyam juga dipastikan beroperasi seperti biasa. Sebagian besar masyarakat di wilayah kontak tembak juga sudah berada di Kota Kenyam untuk mengamankan diri dari gangguan KKB.
Aiptu Ikhwan dan Serda Heri Purnomo yang diduga memfitnah dan menganiaya penjual es gabus, Sudrajat harus diproses hukum.
KEPALA Dinas Penerangan TNI AD menyatakan bahwa kasus viral penjual es kue yang diduga menggunakan bahan spons atau gabus di Kemayoran, Jakarta Pusat, merupakan kesalahpahaman.
PEMERINTAH menanggapi sorotan publik terkait kasus pedagang yang dituding oleh oknum personel Polri dan TNI menggunakan bahan makanan dari spons atau busa.
PEMERINTAH memisahkan pendataan korban sipil dan personel TNI dalam peristiwa longsor di Cisarua, tepatnya di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Kadispenad memastikan insiden truk dinas TNI yang menabrak dua anggota Polri hingga meninggal dunia di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, merupakan murni kecelakaan
Donny menjelaskan bahwa berdasarkan penegasan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan, tidak ditemukan unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.
ANALIS Politik dan Isu Intelijen, Boni Hargens mengapresiasi sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menolak usulan penempatan Polri di bawah kementerian.
DUKUNGAN terhadap sikap Kapolri yang menolak usulan penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian mengalir.
WACANA Polri ditempatkan di bawah kementerian kembali mengemuka.
KOMITE Percepatan Reformasi Polri tetap menghendaki agar struktur Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berada langsung di bawah presiden.
Aiptu Ikhwan dan Serda Heri Purnomo yang diduga memfitnah dan menganiaya penjual es gabus, Sudrajat harus diproses hukum.
KEPALA Dinas Penerangan TNI AD menyatakan bahwa kasus viral penjual es kue yang diduga menggunakan bahan spons atau gabus di Kemayoran, Jakarta Pusat, merupakan kesalahpahaman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved