Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN calon presiden (capres) Prabowo Subianto dan bakal calon wakil presiden (cawapres) Erick Thohir dinilai semakin ideal untuk Pilpres 2024. Kekuatan elektoral keduanya menjadi modal berharga menguatkan keterpilihan di masyarakat.
“Erick Thohir dinilai cukup berpotensi berpasangan dengan Prabowo," ujar peneliti bidang politik dari The Indonesian Institut Ahmad Hidayah dalam keterangan, Sabtu (29/4).
Ahmad menuturkan, potensi keterusungan keduanya menciptakan adanya dukungan besar untuk maju pada Pilpres mendatang. Baik Prabowo dan Erick Thohir sama-sama miliki amunisi kompelet sebagai capres-cawapres.
Baca juga: Dukungan Masyarakat bagi Duet Prabowo-Erick Semakin Menguat
Menurut Ahmad, eks Presiden Inter Milan ini mempunyai segudang keunggulan sehingga layak diusung cawapres. Sosoknya menjadi sangat pas untuk dapat mendampingi Prabowo pada Pilpres nanti.
Elektabilitas Erick sebagai Cawapres Tergolong Tinggi
Hasil sejumlah survei yang menunjukkan tingkat elektabilitas tinggi Erick sebagai cawapres pada Pilpres 2024.
Rekaman survei Poltracking Indonesia priode 9 -15 April 2023 menunjukkan hasil teratas dengan persentase sebesar 17,1%.
Baca juga: Prabowo Jabarkan Kriteria Cawapres yang Diinginkannya
Lebih jauh dia menyebut bahwa, faktor logistik tidak bisa dikesampingkan dalam mengarungi pertarungan elektoral Pilpres. Logistik memiliki peranan yang cukup penting.
“Secara finansial, Erick cukup kuat, sehingga ditambah dengan finansial Prabowo yang juga kuat,” ujar Ahmad
Baca juga: Erick Thohir Kuatkan Elektabilitas Ganjar Maupun Prabowo
Menurut Ahmad, kekuatan logistik sangat diperlukan untuk mengkonsolidasikan partai koalisi.
Utamanya. Lanjut dia, dalam upaya memanaskan mesin partai politik (parpol) dalam meraih kemenangan. “(Kekuatan logistik) dapat meningkatkan persentase kemenangan,” tutur Ahmad. (RO/S-4)
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan kelompok politik yang memanfaatkan bencana untuk membangun ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
Presiden Prabowo Subianto menyebut pemerintah melakukan pengetatan belanja negara hingga Rp308 triliun pada tahun pertama masa pemerintahannya
Preaiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan 1.000 desa nelayan rampung hingga akhir 2026.
Hingga saat ini program MBG telah menjangkau sedikitnya 60.200.000 penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Prabowo perintahkan KSP Qodari kumpulkan video ramalan gagal MBG. Program Makan Bergizi Gratis kini capai 60,2 juta penerima, target 82,9 juta di 2026.
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan adanya mantan pejabat yang diduga menjadi penumpang gelap dalam isu reformasi Polri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved