Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL survei Indikator Politik belum lama ini yang memperlihatkan tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) meningkat hingga 70,8% dinilai tidak terlepas dari kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang sangat terbuka.
Hal itu disampaikan oleh aktivis nasional Hak Asasi Manusia Natalius Pigai di Jakarta, Selasa (28/3).
"Saya kira baru kali ini kepolisian di bawah kepemimpinan Pak Listyo sangat terbuka. Semua perubahan baik perubahan kemajuan (progres) dan stagnasi (regress) di tubuh kepolisian dapat dilihat secara transparan," ungkap Natalius dalam keterangannya.
Ia memberikan beberapa catatan kebijakan yang menurut dia berhasil dilakukan Polri selama ini yang ikut memberi kontribusi naiknya tingkat kepercayaan masyarakat.
"Katakan saja modernisasi instrumental seperti sistem tilang elektronik, laporan kamtibmas secara online, bahkan perbaikan, pembelian peralatan signifikan. Ini kebijakan bagus yang dinilai masyarakat," katanya.
Selain itu, reformasi personel yang berorientasi pada kesetaraan dan profesional seperti pembentukan unit reserse perempuan dan anak yang dipimpin oleh polwan, kenaikan jenderal bintang untuk polwan merupakan terobosan yang baik.
Baca juga: KPK Sebut PPATK Salah Langkah Beberkan LHA ke Publik
Bukan hanya itu, kata Pigai, juga ada kebijakan pembentukan dan penguatan kapasitas baru bagi perwira Kombes yang masih antre untuk bintang mencapai 1.000 lebih yang tidak bisa diselesaikan atau dicari solusi oleh para Kapolri sebelumnya.
"Masalah ini oleh Pak Listyo dicarikan solusinya. Polri membentuk atau merevitalisasi unit baru seperti Komandan Brimob yang dinaikkan jadi bintang 3, Kadensus 88 dinaikkan jadi bintang 2, pembentukan unit-unit kesetaraan gender itu semua telah membuka ruang baru agar SDM Perwira Menengah dapat didayagunakan secara maksimal," papar Pigai.
Terlepas dari itu, lanjut dia, kasus Ferdy Sambo dan Teddy Minahasa Putra telah memberi angin optimisme di masyarakat dan dipahami sebagai sebuah perbaikan signifikan dalam tubuh kepolisian. Hal itu ditunjukkan dengan tidak ada intervensi dari Kapolri atas kedua kasus yang melibatkan perwira tinggi Polri tersebut.
Hal lain adalah keterlibatan kepolisian dalam penugasan negara seperti penyelesaian proses vaksinasi, operasi pasar untuk akselerasi pembangunan nasional yang telah mendapat apresiasi publik.
"Saya optimis dengan melihat perubahan secara signifikan di tubuh kepolisian ini maka sangat bisa diterima jika rakyat memberi penilaian positif sebagai apresiasi publik pada institusi polri dan itu terbukti melalui temuan survei ini. Harapannya ini akan terus meningkat lagi ke depannya," pungkas Pigai. (I-2)
Menlu Abbas Araghchi klaim jumlah kematian pedemo hanya ratusan dan sebut ada plot untuk seret AS ke dalam konflik.
Presiden Donald Trump klaim Iran tunda eksekusi Erfan Soltani usai ancaman aksi militer AS.
Korban jiwa dalam kerusuhan di Iran melonjak drastis hingga 2.000 orang. Presiden AS Donald Trump menyerukan protes berlanjut dan siapkan opsi militer.
Petugas medis di Iran mengungkap situasi mengerikan di balik demonstrasi besar-besaran. Rumah sakit kewalahan menangani korban dengan luka tembak di kepala dan jantung.
MENTERI Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Imipas) Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah Indonesia bersyukur terpilih sebagai Presiden Dewan HAM PBB
Menko Imipas Yusril Ihza Mahendra menegaskan Indonesia akan netral dan objektif saat menjalankan tugas sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB
Pengamat Sebut Polri Perlu Fokus pada Penguatan Reformasi Internal
Menurut Sigit, di Aceh Tamiang sendiri ada 38 sekolah yang dilakukan pembersihan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta anggota Polri tidak baper dan merespons cepat aduan masyarakat agar stigma no viral no justice tidak berulang.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf karena kinerja Polri dinilai masih jauh dari kesempurnaan dalam Rilis Akhir Tahun 2025.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Markas Besar Polri tidak memberikan izin penyelenggaraan pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026.
Menurutnya, pengabdian Banser tidak hanya berhenti pada aspek keamanan, tetapi juga kemanusiaan, solidaritas sosial, dan pelayanan publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved