Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA survei Indikator Politik Indonesia melakukan jajak pendapat terhadap elektabilitas partai politik (parpol) peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hasilnya, Partai NasDem mengalami peningkatan elektabilitas yang paling signifikan dari Agustus 2022 hingga Maret 2023.
Menanggapi itu, Wakil Sekretaris Jenderal NasDem Hermawi Taslim mengatakan, meningkatnya elektabilitas NasDem karena ada sumbangan efek ekor jas Anies Baswedan.
"Tentu ada sumbangan efek ekor, jadi Anies karena kami sudah bawa Anies keliling Indonesia mulai Sumatra, Jawa, Kalimantan dan papua," ujar Hermawi kepada Media Indonesia, Senin (27/3).
Baca juga : Pengamat Sarankan Anies Didampingi Tokoh NU di Pilpres 2024
Hermawi menyebut NasDem akan terus meningkatkan konsolidasi dan koordinasi dengan seluruh perangkat partai dan para caleg.
"Kami telah melengkapi struktur hingga tingkat paling bawah, bersamaan proses finalisasi caleg seluruh Indonesia mulai 1-11 April 2023," ungkap Hermawi.
Baca juga : Survei Indikator: Elektabilitas Partai NasDem Meningkat secara Signifikan
Terpisah, pengamat politik SMRC, Saidiman Ahmad menyebut naiknya elektabilitas NasDem mengindikasikan bahwa Nasdem mulai terasosiasi semakin baik dengan Anies Baswedan.
"Partai ini mulai bisa menarik massa Anies. Konsekuensinya adalah berkurangnya suara partai lain yang juga menjadi pendukung Anies," ujarnya.
"Ya. NasDem lebih mungkin menarik sebagian pemilih Demokrat dibanding PKS karena Demokrat dan Nasdem sebenarnya memiliki irisan ideologi yang besar. Kedua partai ini sama-sama nasionalis," tambahnya.
Dalam beberapa bulan terakhir, kata Saidiman, NasDem cukup berhasil membangun kepercayaan pendukung koalisi perubahan.
Saidiman mengemukakan jika patokannya adalah publik yang kurang puas dengan kinerja pemerintah, maka potensi massa pendukung narasi perubahan itu sekitar 30 persen.
"Bagi partai, ini potensi suara yang cukup besar. Jika 50 persen saja bisa menarik pemilih dari kelompok ini, itu sudah 15 persen suara, sudah bisa menjadi pemenang kedua atau ketiga dalam pemilihan legislatif nanti," tandasnya. (Z-5)
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved