Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA melayangkan nota protes terhadap pemerintah Fiji atas pertemuan Perdana Menteri (PM) Stiveni Rabuka dengan pemimpin gerakan separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) Benny Wenda. Kekecewaan itu telah disampaikan melalui Kedutaan Besar Fiji di Jakarta.
”Isinya berupa penyampaian protes,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah, Sabtu (11/3).
Ia mengatakan, nota tersebut telah dikirim sejak 23 Februari 2023 lalu. Pihaknya juga telah mengadakan pertemuan tertutup dengan Rabuka. Indonesia menyatakan kekecewaan atas dukungan PM Fiji terhadap gerakan separatis Papua.
Baca juga: Papua Nugini dan Fiji Hormati Kedaulatan Indonesia atas Papua
“Pemerintah telah secara jelas dan tegas menyampaikan kekecewaan kita,” ungkapnya.
Rabuka dan Wenda bertemu dalam perhelatan negara-negara Pasifik di Nadi, Fiji, pekan lalu. Rabuka mengunggah pertemuan keduanya di media sosial dan mengaku mendukung gerakan separatis Papua.
Baca juga: 2 Orang Tewas Akibat Kontak Senjata TNI-Polri dan TPNPB-OPM di Papua Tengah.
Rabuka mengatakan, dukungan pada gerakan tersebut karena masyarakat Papua adalah orang Melanesia. Menurutnya, Papua Barat berhak mendapat keanggotaan penuh Melanesian Spearhead Group (MSG).
Sebelumnya, pemerintah Fiji belum pernah menyatakan dukungan terhadap gerakan separatis di Papua atau United Liberation Movement for West Papua (ULMWP). Namun, beberapa negara Pasifik kerap membahas isu pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua dalam pertemuan PBB, terutama Vanuatu. (Z-6)
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Agenda utama pertemuan adalah pembahasan pengembangan, hilirisasi, serta potensi ekspor komoditas kakao Papua ke pasar global.
Program berupa pelatihan kewirausahaan berbasis perempuan ini merupakan wujud women empowerement di sisi lingkup yang lebih luas dan berkelompok.
Pedoman itu menetapkan bahwa perilaku separatis kemerdekaan Taiwan termasuk dalam tindak pidana melakukan dan menghasut pemisahan diri.
Salah satu respons penting yang harus segera dilakukan antara lain dengan cara menetapkan prosedur operasi sebagaimana dalam situasi perang.
Ia menjelaskan bahwa kelompok separatisme di Papua tidak memiliki dukungan baik secara de jure maupun de facto dari negara-negara lain.
RUU tersebut kini akan dikirim kembali ke komisi parlemen dan menjadi kemunduran besar bagi Perdana Menteri Sosialis Pedro Sanchez
Kelompok separatis mengkaim telah membunuh 98 tentara Mali dalam serangan di pusat negara tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved