Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
FORUM Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) menilai transparansi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dalam melakukan rapat selama masa sidang III tahun sidang 2022-2023 mengalami penurunan.
Dalam pemaparannya, Formappi menyebut DPR tercatat telah menggelar 17 kali rapat tertutup selama masa sidang III. Lebih banyak dari masa sidang II yang menggelar rapat tertutup sebanyak 12 kali.
"Dari segi transparansi kami melihat ada penurunan, karena rapat-rapat tertutup di masa sidang III naik menjadi 17 kali dari hanya 12 rapat tertutup di masa sidang II," terang peneliti Formappi Taryono, dalam pemaparannya di kantor Formappi, Jumat (10/3).
Baca juga : DPR Didesak Segera Sentil Pemerintah Imbas Beras Langka
Taryono mengungkapkan, berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, rapat tertutup pada masa sidang III paling sering dilakukan oleh Komisi I, diikuti komisi VIII dan Komisi XI.
"Komisi I menjadi komisi yang paling banyak melakukan rapat tertutup (11 kali), diikuti komisi VIII (5 kali) dan komisi XI (1 kali). Sementara 8 komisi lainnya (komisi II, komisi III, komisi IV, komisi V, komis VI, komis VII, komisi IX, dan komoisi X) telah melakukan semua rapat secara terbuka," jelas Taryono.
Meski transparansi DPR dalam melakukan rapat menurun, namun Formappi menyebut kinerja DPR dalam melakukan rapat selama masa sidang III mengalami peningkatan dibanding masa sidang sebelumnya.
Baca juga : Jangan Pilih Lagi Anggota Dewan yang Suka Bolos Rapat
"Jika dibandingkan dengan masa sidang II, maka kinerja komisi meningkat sedikit dari 150 rapat (masa sidang II) menjadi 154 rapat. Dimana komisi I menjadi penyumbang terbanyak yaitu 25 kali rapat dan komisi III serta IV menjadi yang paling buncit dengan masing-masing 8 kali rapat," terangnya.
Sementara itu, dari 5 Badan DPR, Formappi mengungkapkan hanya dua badan yakni Badan Legislasi (Baleg) dan Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) yang melakukan rapat selama masa sidang III dengan total 31 kali rapat.
"Baleg selama masa sidang III telah melakukan rapat sebanyak 24 kali dan BKSAP sebanyak 7 kali, semuanya diakukan secara terbuka," ucap Taryono.
"Sementara Badan Anggaran (Banggar), Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) dan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) tidak tampak melakukkan rapat, sama dengan masa sidang II. Yang menjadi pertanyaan adalah apa ya yang dilakukkan Banggar, BAKN dan BURT sepanjang masa sidang II dan III?," sebutnya. (Z-5)
Indonesia Corruption Watch mengkritik Komisi Pemberantasan Korupsi yang melimpahkan laporan dugaan pemerasan 43 anggota Polri ke Kedeputian Korsup.
TRANSPARANSI anggaran daerah selalu menjadi isu sensitif sekaligus krusial dalam tata kelola pemerintahan.
Komisi Pencari Fakta (KPF) Masyarakat Sipil menyerahkan laporan lengkap hasil investigasi kerusuhan Agustus 2025 ke enam lembaga negara
Aksi itu terkait dengan penanganan dugaan pelanggaran izin tinggal dan izin kerja seorang warga negara asing (WNA) asal Singapura berinisial TCL.
PROSES hukum terhadap tersangka Suhari alias Aoh kini memasuki babak baru.
Status tidak informatif yang disematkan KI Pusat menunjukkan masih lemahnya komitmen transparansi di sejumlah lembaga negara.
Pertemuan itu diyakini berkaitan dengan dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi yang menyeret Rohidin.
Seluruh Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan mengikuti rapat penting yang berlangsung di Borobudur International Golf & Country Club, Magelang
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan untuk berkomunikasi secara virtual, Zoom telah menjadi salah satu platform konferensi video paling populer di dunia.
Rapat pimpinan gabungan itu untuk menentukan AKD seperti penentuan ketua dan anggota komisi, ketua dan anggota bapemperda dan sebagainya.
DEWAN Perwakilan Daerah (DPD) periode 2024-2029 menggelar rapat penetapan pimpinan DPD dan penetapan alat kelengkapan DPD RI, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10) malam.
SAAT rapat tak sedikit orang yang merasa mengantuk. Sebenarnya apa yang menyebabkan hal tersebut?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved