Senin 23 Januari 2023, 19:10 WIB

Perludem Dorong KPU Umumkan Balon DPD Eks Napi Korupsi Ke Publik

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
Perludem Dorong KPU Umumkan Balon DPD Eks Napi Korupsi Ke Publik

DOK MI
KPU

 

PERKUMPULAN untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan bakal calon DPD yang berstatus eks napi koruptor ke masyarakat. Peneliti Perludem, Fadli Ramadhanil membeberkan dorongan tersebut dilakukan melalui gugatan Perludem soal UU Pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Dalam permohonannya, Perludem meminta calon anggota DPD 2024-2029 bukanlah mantan koruptor hingga residivis hingga selesai masa 5 tahun keluar dari penjara. "Sebetulnya semangat ini untuk memberikan proteksi kepada pemilih, sekaligus tidak menghilangkan hak pilih warga negara dalam pemilu," ujar Fadli, Senin (23/1).

"Intinya sebetulnya mewajibkan ada masa jeda 5 tahun, sejak mantan terpidana selesai menjalani status terpidananya," tegasnya.

Fadli menerangkan Perludem menggugat UU Pemilu supaya menjadi pembelajaran sekaligus daya cegah untuk orang yang masuk atau berkarier di politik agar tak korupsi. "Karena ada masa jeda untuk bisa masuk politik lagi," ujarnya.

Fadli juga menegaskan bahwa judicial review ke MK ini juga mendorong agar KPU mengumumkan latar belakang bakal calon DPD eks napi koruptor ke masyarakat. (OL-15)

Baca Juga

Antara

Auditor Sebut Laba Duta Palma Kurang dari Rp2 Triliun Sejak 2004

👤Mediainonesia.com 🕔Jumat 27 Januari 2023, 02:03 WIB
Florus menjabarkan akumulasi keuntungan tersebut, yakni Rp 1,3 triliun muncul dari sisi laporan laba...
Antara/Sigid Kurniawan.

Survei: 65% Pemilih PKS Pilih Anies Baswedan

👤Anggi Tondi Martaon 🕔Kamis 26 Januari 2023, 21:58 WIB
Salah satu yang diulas yakni kecenderungan pemilih Partai Keadilan Sejahtera...
Antara

Jelang Pemilu 2024, Polri: Terorisme Masih Jadi AncamanĀ 

👤Khoerun Nadif Rahmat 🕔Kamis 26 Januari 2023, 21:41 WIB
Polri melalui Densus 88 Antiteror terus melakukan upaya preventive strike, yang bertujuan mencegah tindak pidana terorisme saat pesta...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya