Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
TEKA-TEKI PDI Perjuangan bakal mengumumkan sosok calon presiden (capres) pada puncak HUT Ke-50 terjawab sudah. Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri masih merahasiakan nama yang akan diusung partai lambang banteng moncong putih itu.
"Ya entar dulu," kata Megawati di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1). Awalnya, Megawati menyampaikan banyak pihak yang meliput perayaan HUT Ke-50 PDI Perjuangan.
Baca juga: PDIP sebut Megawati Sudah Bicara dengan Jokowi Soal Capres
Itu karena dirinya diprediksi bakal menyampaikan sosok yang akan diusung pada Pilpres 2024. "Ini yang ditunggu-tunggu. Kalau orang main taruhan sudah masang sing arep yang diumumke ibu sopo," ungkap dia.
Namun, Mega masih merahasiakan calon yang akan diusung PDI Perjuangan. Dia enggan terburu-buru membuka ke publik terkait sosok capres.
Baca juga: Megawati sudah Punya Nama Bakal Capres Tinggal Diumumkan
"Ya entar dulu. Emangnya aku, situ tepok tangan, mau tergiur umumkan, enggak, hehe," ujar dia. (OL-14)
Megawati Soekarnoputri menerima gelar doktor kehormatan (Honoris Causa) dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University (PNU) di Riyadh, Arab Saudi, Senin (9/2) waktu setempat.
Indonesia yang timpang dan terbelah terjadi akibat eksploitasi sumber kekayaan alam yang tak pernah terdistribusikan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan
Megawati saat ini berstatus tanpa klub setelah mengakhiri kontraknya dengan kesepakatan dua pihak bersama klub terakhirnya, Manisa BBSK
Megawati mengakui bahwa peta kekuatan bola voli di Asia Tenggara masih menempatkan tim tuan rumah, Thailand, sebagai kekuatan yang paling sulit untuk ditaklukkan.
Dari tujuh presiden Indonesia, lima di antaranya pernah berpidato di Sidang Umum PBB, yakni Soekarno, Soeharto, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo.
Surat Megawati kepada Mojtaba Khamenei itu diserahkan kepada Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi.
Tasyakuran atas penganugerahan gelar doktor kehormatan kepada Megawati serta pelaksanaan ibadah umrah bersama kedua anaknya, Puan Maharani dan Prananda Prabowo.
PADA Februari 2004, sejarah mencatat langkah diplomasi penting Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, saat menginjakkan kaki di Teheran, Iran.
WAFATNYA Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Khamenei, pada akhir Februari 2026 telah mengguncang peta geopolitik global.
Once Mekel, menyinggung soal peran presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri dalam perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Komgzili.
Megawati Soekarnoputri menerima gelar doktor kehormatan (Honoris Causa) dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University (PNU) di Riyadh, Arab Saudi, Senin (9/2) waktu setempat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved