Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI BUMN Erick Thohir disebut memiliki kharisma yang mampu memikat dukungan. Erick Thohir punya memiliki banyak aspek yang mampu membuat pemerintahan bisa berjalan dengan baik.
“Kira-kira bisa kerja enggak ini calonnya. Prestasinya dan rekam jejaknya seperti apa, pada diri Erick Thohir menonjol aspek-aspek itu,” ujar pengamat politik yang juga Dewan Pakar Indo Maju Institute, Lukman Edy
Seperti diketahui, Erick Thohir terekam dalam memori publik sebagai pemimpin yang bekerja nyata dan berprestasi. Prestasi orang nomor satu di Kementerian BUMN ini termasuk menanggulangi pandemi Covid-19, pemulihan ekonomi nasional, memberantas korupsi dan meningkatkan laba serta kontribusi BUMN kepada negara.
Dalam hal penanggulangan pandemi Covid-19, Erick Thohir bergerak cepat mendatangkan jutaan vaksin untuk melindungi masyarakatkan Indonesia. Ia bahkan mengalihfungsikan wisma atlet sebagai tempat penanganan masyarakat yang terpapar virus asal Wuhan tersebut.
Kini berkat kepemimpinan Erick Thohir, Indonesia telah berhasil memproduksi vaksin Covid-19 sendiri yakni IndoVac. Dalam pemulihan ekonomi, Eks Presiden Inter Milan ini menggalakkan program KUR, BRILink, Mekaar dan Makmur untuk masyarakat agar bisa bertahan.
Hingga saat ini program tersebut terus berjalan dan terbukti sudah banyak membantu masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Erick Thohir juga berhasil memberantas korupsi di dalam tubuh perusahaan BUMN seperti Jiwasraya, Asabri dan Garuda Indonesia.
Kemudian berkat transformasi yang dilakukan menteri terbaik dan andalan Presiden Jokowi ini berhasil meningkatkan laba Kementerian BUMN dari Rp 13 triliun menjadi Rp 124 triliun. Bahkan di kuartal III 2022, laba BUMN sudah tercatat sebesar Rp 155 triliun.
Sedangkan kontribusi Kementerian BUMN kepada negara meningkat sebesar Rp 68 triliun. Maka dari itu, Lukman mengatakan banyak masyarakat yang menginginkan Erick Thohir untuk menjadi Wakil Presiden Indonesia selanjutnya.
Tak sekedar mengutarakan pendapat, keinginan tersebut terekam dalam hasil survei nasional terbaru Poltracking Indonesia. Di mana Erick Thohir menjadi cawapres terkuat dengan elektabilitas sebesar 16,2 persen.
Angka elektabilitas tersebut mengalahkan figur lama seperti Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil, Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Menparekraf Sandiaga Uno. Ketiga figur tersebut masing-masing memiliki elektabilitas sebesar 15,1 persen, 12,0 persen dan 9,4 persen.
“Masuknya nama Erick Thohir tidak terlepas dari kinerja dan komunikasi yang dibangun,” pungkas Lukman. (OL-13)
Baca Juga: Reshuffle Kabinet Jangan Abaikan Kepentingan Nasional, Tantangan Makin Berat
Penghargaan juga diberikan kepada pelatih yang berkontribusi dalam keberhasilan atlet.
Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) menggelar ajang apresiasi Ciputra Golfpreneur Awards 2026 di Jakarta, Kamis (12/3).
Erick menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Kemendikdasmen dalam mendorong pendidikan yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik
VAP memberanikan diri membongkar trauma yang selama ini dipendamnya karena posisi terduga pelaku yang memiliki kuasa besar sebagai pelatih sekaligus ketua pengurus provinsi.
Proses naturalisasi pemain tidak lepas dari mekanisme yang melibatkan DPR. Karena itu, PSSI masih menunggu kepastian mengenai jadwal persidangan sebelum melangkah lebih jauh.
Menpora menyatakan dukungannya terhadap langkah FPTI yang mendampingi serta memfasilitasi lima atletnya.
Pertumbuhan ini didorong oleh berlanjutnya proses handover apartemen Antasari Place, kontribusi dari perluasan 23 Paskal Shopping Center yang mulai beroperasi pada pertengahan 2025.
Di luar bisnis inti otomotif, Perseroan juga terus mengembangkan peluang di ekosistem kendaraan listrik (EV) dan energi terbarukan.
Astra berencana tetap memanjakan pemegang saham dengan mengusulkan total dividen sebesar Rp390 per saham untuk tahun buku 2025.
Perseroan membukukan laba sebesar Rp57,132 triliun yang ditopang oleh struktur pendanaan yang kuat, pertumbuhan kredit yang terjaga, hingga perbaikan kualitas aset secara berkelanjutan.
Ekspektasi masyarakat terhadap akselerasi pembangunan pascapilkada sejauh ini hanya menjadi retorika tanpa aksi nyata.
Penghargaan bertajuk Golden Award 2026 tersebut diberikan atas performa PHI Group yang dinilai agresif, ekspansif, dan visioner sepanjang tahun 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved