Rabu 30 November 2022, 13:36 WIB

Pengusutan Korupsi Hakim MA Sarat Kepentingan Antarlembaga

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Pengusutan Korupsi Hakim MA Sarat Kepentingan Antarlembaga

MI/ADAM DWI
Gedung Mahkamah Agung

 

PENELITI Pusat Studi Anti Korupsi (Saksi) Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur, Herdiansyah Hamzah, menilai lambatnya proses hukum maupun etik terhadap dua Hakim Agung bukan semata-mata karena persoalan teknis.

Ia menyebut ada tarik menarik kepentingan antarlembaga, yaitu Mahkamah Agung (MA), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Komisi Yudisial (KY).

"Ada semacam kehati-hatian dalam semua proses yang dilakukan. Parahnya lagi, kasus dua hakim MA ini tentu memiliki relasi dengan kasus-kasus yang ditanganinya, terutama yang terkait dengan elite politik tertentu," kata Herdiansyah kepada Media Indonesia, Rabu (30/11).

KPK telah menetapkan Hakim Agung Gazalba Saleh sebagai tersangka. Sebelum Gazalba, KPK juga menersangkakan Hakim Agung Sudrajad Dimyati. Keduanya tersandung kasus dugaan suap pengurusan perkara.

Herdiansyah berpandangan, KPK dan KY terlalu hati-hati dalam melangkah. Padahal, lanjutnya, semakin lambat ditangani, upaya pembenahan MA dari praktik rasuah juga semakin dipertaruhkan.

Baca juga: Membangkitkan Muruah MA

Menurutnya, pemeriksaan terkait kode etik dan pedoman perilaku hakim (KEPPH) oleh KY tidak harus menunggu proses hukum di KPK tuntas. Justru, sambung Herdiansyah, hasil pemeriksaan etik para Hakim Agung itu idealnya sudah selesai sebelum perkara masuk ke pengadilan atau bahkan lebih awal.

"Tapi sangat disayangkan justru prosesnya berjalan lamban. Padahal proses tersebut adalah pintu masuk pembenahan MA," ujarnya.

Lebih jauh, proses etik oleh KY dan pidana oleh KPK mestinya tidak dilokalisir kepada perkara yang disangkakan semata. Herdiansyah menyebut perlu ada perluasan terhadap perkara-perkara yang ditangani oleh Sudrajad dan Gazalba, terutama terhadap putusan kontroversial yang menyita perhatian publik.

"Salah satunya adalah putusan-putusan yang memberikan diskon hukuman bagi para koruptor," tandasnya. (OL-4)

Baca Juga

DOK MI

Erick Thohir Cawapres Potensial Besar Raih Hati Pemilih Milenial

👤Widhoroso 🕔Minggu 05 Februari 2023, 22:32 WIB
MENTERI BUMN Erick Thohir menjadi sosok yang paling banyak mendapat perhatian pemilih muda alias...
MI/Emir

Wapres akan Hadiri Puncak Peringatan Harlah 1 Abad NU di Jatim

👤Emir Chairullah 🕔Minggu 05 Februari 2023, 22:00 WIB
Salah satu rangkaian Puncak Peringatan Harlah Satu Abad NU adalah Muktamar Internasional I Fikih Peradaban, yang akan dibuka Wapres pada...
DOK MI

Duet Ganjar-Erick Sosok Pimpinan Yang Saling Melengkapi

👤Widhoroso 🕔Minggu 05 Februari 2023, 18:25 WIB
KOMBINASI Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dan Menteri BUMN Erick Thohir selalu menjadi idaman masyarakat Indonesia dalam...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya