Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA penjabat (pj) gubernur daerah otonomi khusus (DOB) Papua yang baru dilantik hari ini, Jumat (11/11), harus bisa meredam konflik di Bumi Cenderawasih. Jika kekerasan masih berlanjut, upaya pemekaran dinilai tidak berarti. Demikian disampaikan Peneliti Papua dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Cahyo Pamungkas.
Ketiga pj tersebut adalah Apolo Safanpo sebagai pj Gubernur Provinsi Papua Selatan, Ribka Haluk sebagai pj Gubernur Provinsi Papua Tengah, dan Nikolaus Kondomo sebagai pj Gubernur Provinsi Papua Pegunungan. Cahyo mendorong ketiganya untuk membuka dialog dengan kelompok yang selama ini memiliki pandangan berbeda secara politik dengan pemerintah.
"Yang menolak pemekaran, menolak otsus (otonomi khusus), dan kelompok-kelompok bersenjata. Ini sangat penting dilakukan. Karena kalau kekerasan masih berlanjut, untuk apa ada pemekaran?" kata Cahyo kepada Media Indonesia.
Menurutnya, langkah pemerintah pusat melantik tiga orang asli Papua (OAP) sebagai pj gubernur di tiga DOB baru harus diapresiasi. Kendati demikian, Cahyo mengingatkan bahwa Apolo, Ribka, dan Nikolaus masih merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah pusat.
Baca juga: Gedung MA Dijaga Tentara, Panglima TNI Didesak Menertibkan
Ia berpendapat, penunjukkan ketiganya adalah upaya pemerintah pusat untuk menarik simpati agar masyarakat Papua mendukung pembentukan provinsi baru.
"Apakah ketiga orang ini mampu menyelesaikan konflik secara damai, melindungi hak-hak dasar orang Papua, nanti kita lihat dulu kinerjanya. Itu PR (pekerjaan rumah) bagi mereka," ujar Cahyo.
Di antara ketiga pj tersebut, Cahyo mengaku hanya mengenal secara personal kepada Apolo. Sebab, keduanya sama-sama berlatar belakang akademisi. Ia mengatakan, tantangan yang dihadapi Apolo di Papua Selatan adalah memperjuangkan representasi OAP. Sebab, jumlah pendatang di daerah sana cukup signifikan.(OL-4)
Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, secara aktif mendorong Kwarda Pramuka Jawa Tengah untuk lebih terlibat dalam kegiatan yang memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat.
Orang nomor satu di Jawa Barat itu pun sempat blusukan menyusuri gang Kampung Babakan Ampera yang dihuni 1.327 Kepala Keluarga (KK
Tiga mantan gubernur di tiga provinsi belum menjadi pilihan mayoritas publik
Perayaan HUT ke-497 Kota Jakarta ini mengangkat tema Jakarta Kota Global Berjuta Pesona.
Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, mengingatkan 2 penjabat bupati pentingnya memperhatikan program-program prioritas.
Masyarakat diharapkan dapat mengatur waktu saat kembali atau balik ke Jakarta setelah merayakan Idul Fitri 1445 Hijriah di kampung halaman.
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
POLRES Mamberamo Raya menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas sungai yang terjadi di Sungai Mamberamo dan mengakibatkan tiga orang warga dilaporkan hilang terbawa arus, Jumat (16/1).
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
Kondisi ini dipicu oleh aktivitas Bibit Siklon Tropis 91W dan penguatan Monsun Asia yang meningkatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di jalur Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Sepanjang tahun 2025, Kepolisian Daerah Papua mencatat 104 aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dengan korban 94 orang meninggal dunia.
Papua merupakan tanah yang sarat dengan nilai-nilai kedamaian
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved