Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KATADATA Insight Center (KIC) mencatat tiga mantan gubernur di tiga provinsi belum menjadi pilihan mayoritas publik. Ketiganya berpeluang maju dan menjadi petahana pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Ketiganya ialah Anies Baswedan di Pilkada Jakarta, Wahidin Halim di Pilkada Banten, dan Edy Rahmayadi di Pilkada Sumatra Utara (Sumut). Mereka tidak berada di posisi teratas pada survei tersebut.
"Hasil survei Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok teratas di Jakarta, Airin Rachmi Diany di Banten, dan Bobby Nasution di Sumut," kata Survei Manager KIC Satria Triputra dalam Temuan Survei Persepsi Publik Terhadap Pilkada di 8 Provinsi di Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis, (6/6).
Baca juga : Tiga Penjabat Gubernur Baru Papua Dituntut Redam Kekerasan
Survei KIC dilaksanakan pada 3-9 Mei 2024 dengan melibatkan 7.864 responden di delapan provinsi. Yakni, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.
Populasi survei adalah penduduk di delapan provinsi berusia lebih dari 17 tahun yang memiliki nomor handphone. Margin of error lebih kurang 1,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Survei online persepsi publik terhadap pilkada di delapan provinsi dilakukan dengan menggunakan platform data collection tSurvey. Metode ini diklaim mampu menjangkau responden secara akurat dengan memanfaatkan kapabilitas telco data insight Telkomsel.
Baca juga : Kekayaan Pj Gubernur DKI Rp31,9 Miliar, Punya Harley Davidson
Berikut ini lima figur di masing-masing tiga provinsi yang mendapat tingkat keterpilihan masyarakat tertinggi:
1. Basuki Tjahaja Purnama: 33,2 persen
2. Anies Rasyid Baswedan: 25,4 persen
Baca juga : PDIP DKI Sempat Ingin Ajukan Risma Sebagai Pj Gubernur Jakarta
3. Ridwan Kamil: 20 persen
4. Ahmad Sahroni: 5,3 persen
5. Sandiaga Salahuddin Uno: 4,6 persen
Baca juga : Inilah 5 Pesan Mendagri kepada Penjabat Gubernur Aceh
1. Airin Rachmi Diany: 32,8 persen
2. Rano Karno: 23,2 persen
3. Wahidin Halim: 12,1 persen
4. Arief R Wismansyah: 10,6 persen
5. Andika Hazrumy: 4,2 persen
1. Muhammad Bobby Afif Nasution: 42,1 persen
2. Edy Rahmayadi: 23,1 persen
3. Musa Rajekshah: 6,6 persen
4. Yasonna Laoly: 6,4 persen
5. Nikson Hasudungan Nababan: 4,6 persen
(Z-8)
Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, secara aktif mendorong Kwarda Pramuka Jawa Tengah untuk lebih terlibat dalam kegiatan yang memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat.
Orang nomor satu di Jawa Barat itu pun sempat blusukan menyusuri gang Kampung Babakan Ampera yang dihuni 1.327 Kepala Keluarga (KK
Perayaan HUT ke-497 Kota Jakarta ini mengangkat tema Jakarta Kota Global Berjuta Pesona.
Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, mengingatkan 2 penjabat bupati pentingnya memperhatikan program-program prioritas.
Masyarakat diharapkan dapat mengatur waktu saat kembali atau balik ke Jakarta setelah merayakan Idul Fitri 1445 Hijriah di kampung halaman.
Dalam penangkapan sejumlah pihak lainnya, KPK turut menyita Rp800 juta. Jika ditotal, barang bukti dalam OTT ini mencapai Rp1,6 miliar.
KPK sudah menggelar ekspose dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Riau. Kasus rasuah dalam OTT itu adalah pemerasan.
Dalam kasus ini, ada juga uang yang disita oleh tim penangkapan.
Jika putusan pengadilan telah berkekuatan hukum tetap, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau memiliki kewenangan untuk menetapkan wakil gubernur menjadi gubernur definitif.
Pertemuan ini menjadi tonggak awal terbentuknya Kerja Sama Regional Bali, NTB, dan NTT.
Menurut Sultan, keberatan yang diajukan oleh para Gubernur tersebut sangat beralasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved