Jumat 28 Oktober 2022, 09:18 WIB

KPK Diapresiasi Tidak Lupakan Kasus Kardus Durian Cak Imin

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
KPK Diapresiasi Tidak Lupakan Kasus Kardus Durian Cak Imin

dok.ist
Massa dari Gerakan Pemuda Pemberantasan Korupsi (GPPK) mendukung KPK menantaskan kasus kardus durian yang menyeret nama Ketuam PKB Muhaimain

 

MASSA yang mengatasnamakan dari Gerakan Pemuda Pemberantasan Korupsi (GPPK) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk segera menangkap Ketua Umum (Ketum) PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin atau Gus Imin dalam kasus "kardus durian".                                     

Hal itu disampaikan oleh Koordinator Lapangan (Korlap) GPPK, Frans Daut saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (27/10).

Frans, dalam keterangan persnya yang dikutip Jumat (28/10/2022) menyatakan salah satu kasus yang paling viral melibatkan Cak Imin ialah kasus yang diistilahkan dengan kasus "kardus durian" yang dianggap sudah memenuhi alat bukti, namun dibiarkan hingga hampir 11 tahun lamanya.

"Belum lagi kasus suap proyek PUPR 2018 yang diduga kuat melibatkan beliau dalam menerima suap tersebut. Untuk itu KPK sebagai lembaga penegak hukum yang diberi kewenangan penuh dalam menindak para koruptor agar segera menetapkan saudara Muhaimin Iskandar sebagai tersangka dalam kasus kardus durian," kata Frans.

Untuk itu, GPPK kata Frans, menyampaikan lima tuntutannya. Yakni, mendesak KPK mempertanggungjawabkan pernyataan beberapa waktu lalu melalui Jurubicara yang telah berjanji akan mendalami kembali kasus "kardus durian" serta menaikkan status hukum.

Selanjutnya, meminta KPK segera menangkap terduga Cak Imin atas kasus tersebut yang sudah tertunda sekitar 11 tahun.         

Kemudian, meminta KPK agar konsisten atas komitmennya sebagai lembaga negara yang berani, jujur, dan hebat, serta tidak tebang pilih pada pejabat publik dalam hal pemberantasan korupsi.

"KPK segera tangkap Muhaimin Iskandar yang diduga terlibat dalam kasus dana PPID Tahun Anggaran 2014," ujarnya.

Selain itu, GPPK juga meminta KPK segera mengadili Cak Imin yang diduga turut berperan dan menerima suap Rp 7 miliar dari Hong Artha bersama Musa Zainudin atas proyek PUPR tahun 2018.

"Meminta KPK memeriksa saudara Muhaimin Iskandar yang diduga terlibat dalam skandal makelar jual beli obat Covid-19 bersama Menteri Kesehatan," tandas Frans. (OL-13)

Baca Juga: Firli Bidik Skandal Kardus Durian Cak Imin, jadi Perhatian KPK

 

Baca Juga

MI/Adam Dwi

Wapres: Pesantren Jangan Jadi Beban untuk Masyarakat

👤Emir Chairullah 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 13:46 WIB
Dengan persebaran pesantren yang luas hingga ke seluruh Indonesia, fungsi pemberdayaan ini harus semakin...
Antara/Ampelsa.

Bersama Ribuan Warga Aceh, Anies Baswedan Ajak Jaga Perdamaian

👤Andromeda Arizal Fathano 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 12:40 WIB
Antusiasme masyarakat Banda Aceh menyambut kedatangan Anies Baswedan, capres NasDem di Pemilu 2024, sangat...
Ist/DPR

Komisi I DPR RI Setujui Pengangkatan Yudo Margono sebagai Panglima TNI

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 03 Desember 2022, 10:41 WIB
Komisi I DPR RI menyetujui pemberhentian Jenderal TNI Andika Perkasa dan Pengangkatan Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya