Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Eksekutif LSN Umar S Bakry membantah bahwa elektabilitas NasDem anjlok setelah mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden dalam pemilu 2024. Hal ini sekaligus menampik penilaian publik kurang suka terhadap partai NasDem. Publik pun tidak setuju jika Presiden Joko Widodo kembali melakukan perombakan para pembantunya (reshuffle).
"Tidak benar dengan mengusung Anies sebagai capres elektabilitas NasDem anjlok. Tidak benar publik kurang suka terhadap NasDem yang secara dini mendaklarasikan capres yang akan diusung di 2024," ujar Umar, Jumat (20/10).
Dalam rilis hasil survei Indonesia Polling Stations (IPS) menunjukkan 51,9% publik setuju terhadap keputusan partai NasDem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024-2029. Sedangkan hanya 27,1% yang menyatakan kurang atau tidak setuju deklarasi Anies sebagai capres oleh Partai NasDem dan 21% menjawab tidak tahu. "Ini menegaskan bahwa keputusan NasDem yang secara dini mencalonkan Anies Baswedan sebagai capres pada Pemilu 2024 tidak dipermasalahkan oleh publik luas," ujar peneliti IPS Alfin Sugianto.
Hasil survei tersebut menegaskan 55,2% publik tidak setuju terhadap usulan sebagian kalangan untuk Presiden Jokowi me-reshuffle menteri dari Partai NasDem sebagai buntut dari keputusannya mendeklarasian Anies sebagai capres 2024-2029. "Hanya 18,6% yang menyatakan setuju Presiden Jokowi mengganti seluruh menteri dari Partai Nasdem dan 26,2% menjawab tidak tahu," ucapnya.
Salain itu, 49,5% publik mengaku suka terhadap Anies-Agus Harimurti Yudoyono sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu 2024. Sebanyak 31,4% yang menyatakan kurang atau tidak suka terhadap pasangan tersebut dan 19% publik menjawab tidak tahu.
"Pasangan Anies-AHY ialah yang paling realistis diusung oleh koalisi NasDem-PKS-Demokrat. Sebagai partai terbesar dalam koalisi tentu sangat wajar Demokrat minimal mendapat jatah calon wakil presiden dalam koalisi tiga partai tersebut."
Namun dalam survei tersebut juga diketahui 59,4% publik mengaku suka terhadap pasangan Anies Baswedan-Ridwan Kamil sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu 2024. "Anies-AHY merupakan pasangan yang paling realistis diusung oleh koalisi NasDem-PKS-Demokrat, Anies-RK sebagai yang paling ideal tetapi tak realistis karena keduanya tak mewakili satu partai pun dalam koalisi," paparnya.
Di sisi lain jika Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak diusung PDI Perjuangan sebagai capres, hampir pasti Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) secara realistis akan mengusung pasangan Ganjar-Airlangga Hartarto. Sebesar 48,6% publik mengaku kurang atau tidak suka terhadap pasangan Ganjar-Airlangga sebagai pasangan calon dan calon wakil presiden. "Hanya 22,4% yang menyatakan suka terhadap pasangan Ganjar-Airlangga dan 29% responden menjawab tidak tahu," tukasnya. (OL-14)
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Survei terbaru yang dirilis Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tergolong tinggi.
Survei tersebut menemukan bahwa mayoritas responden (77%) memperkirakan akan tetap bekerja setelah mencapai usia pensiun.
Menurutnya, kepercayaan publik yang sudah terbentuk perlu dijaga agar tidak menurun di tengah dinamika kebijakan dan tantangan pemerintahan.
Fernando menyebut, posisi Sjafrie sebagai sahabat karib sekaligus menteri paling berpengaruh di kabinet menjadikannya sosok yang sangat kuat.
Founder Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan, survei terbaru menunjukkan langkah Kejagung menunjukkan uang sitaan mendapat apresiasi.
Berdasarkan survei terhadap 1.000 responden pada akhir 2025, sebanyak 82% pekerja Indonesia mengaku bahagia di tempat kerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved