Rabu 05 Oktober 2022, 13:07 WIB

Komisioner Komnas HAM Baru Diharap Serius Tuntaskan Pelanggaran

Yakub Pryatama | Politik dan Hukum
Komisioner Komnas HAM Baru Diharap Serius Tuntaskan Pelanggaran

MI/Adam Dwi
Komnas HAM

 

DIREKTUR Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid menantikan komitmen dan independensi komisioner Komnas HAM terpilih untuk mengawal penegakan hak asasi manusia di Indonesia.

Diketahui, Komisi III DPR telah menunjuk 9 komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) periode 2022-2027, Selasa (4/10). Sembilan komisioner itu akan menggantikan 7 komisioner saat ini.

“Independensi dalam penegakan hak asasi sangat penting karena ini menyangkut kepercayaan publik terhadap institusi Komnas HAM. Apalagi jika dikaitkan dengan akuntabilitas negara. Independensi sangat penting karena komisioner terpilih akan melewati tahun politik 2024 di mana pelanggaran HAM rentan terjadi," kata Usman.

“Tentu hal tersebut bukan pekerjaan yang mudah mengingat Komnas HAM memiliki banyak sekali pekerjaan rumah terkait pelanggaran HAM berat masa lalu yang belum terselesaikan, salah satunya kasus pembunuhan Munir," imbuhnya.

Maka, Usman mendesak komisioner Komnas HAM yang baru untuk segera menetapkan pembunuhan Munir sebagai pelanggaran HAM berat.

Baca juga:  Komnas Telusuri Pelanggaran HAM dalam Insiden di Kanjuruhan

Tak tanggung-tanggung, Usman siap mendorong komisioner baru menunjukkan kemauan dan keseriusan terhadap penyelesaian kasus ini serta tidak lagi mengulangi penundaaan agar kasus Munir bisa benar-benar diselesaikan secara tuntas dan keadilan bisa tercapai.

Sebelumnya, pada 12 Agustus 2022, Komnas HAM memutuskan untuk membentuk tim ad hoc penyelidikan pelanggaran HAM berat untuk kasus pembunuhan aktivis Munir Said Thalib.

Tim dibentuk untuk mencari tahu ada tidaknya bukti permulaan yang cukup untuk menduga terjadinya pelanggaran HAM berat dalam kasus tersebut.

Adapun pada 7 September 2020, Komite Aksi Solidaritas untuk Munir (KASUM) menyampaikan Legal Opinion atau Pendapat Hukum atas Kasus Meninggalnya Munir kepada Komnas HAM, sebagai bagian dari pengaduan resmi, untuk mendesak Komnas HAM agar segera memulai proses penyelidikan pelanggaran HAM berat dalam kasus pembunuhan Munir berdasarkan UU Pengadilan HAM.(OL-5)

Baca Juga

Antara

AmmanPelanggarHAM Trending di Twitter, Warganet Minta DPR Turun Tangan

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 09 Desember 2022, 12:44 WIB
Anggota Komisi VII DPR Adian Napitupulu sempat menyoroti kasus kecelakaan kerja beberapa pekerja yang...
ANTARA/Raisan Al Farisi

BNPT dan Densus 88 Dituntut Minta Maaf karena Lalai Jaga Agus Sujatno

👤Siti Yona Hukmana 🕔Jumat 09 Desember 2022, 10:48 WIB
Insiden bom bunuh diri di halaman Polsek Astanaanyar oleh mantan narapidana teroris (napiter) itu adalah bentuk kelalaian BNPT dan...
dok.ant

KUHP Baru Jadi Ancaman Serius Bagi Akademisi Kritis

👤Faustinus Nua 🕔Jumat 09 Desember 2022, 09:10 WIB
KITAB Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang disahkan DPR pada Selasa, (6/12) dinilai berpotensi membelenggu kebebasan berpendapat semua...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya