Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Persatuan Pembangunan (PPP) dinilai berpotensi kehilangan dukungan suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dari unsur pondok pesantren (ponpes) hingga kiai. Hal tersebut imbas keseleo lidah Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa terkait amplop kiai.
"Akan berat ya PPP untuk mendapatkan suara dari kiai. Karena tadi itu tadi polemik itu merugikan kiai," ujar pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, hari ini.
Menurut Ujang, ucapan yang disampaikan Suharso hal sensitif. Mestinya hal itu tidak disampaikan dalam sebuah forum terbuka.
"Kalau sudah keluar dan diketahui oleh publik info itu seolah jadi menjadi kebenaran dan mendiskreditkan kiai, merugikan kiai," ujar Ujang.
Ujang menuturkan elektabilitas PPP tidak terganggu bila para kiai tidak tersinggung dengan ucapan Suharso. Namun, polemik itu masih bergulir hingga Suharso dilaporkan ke Polda Metro Jaya.
"Kecuali kalau kiai tak tersinggung ya tidak bisa mendapatkan dukungan, kalau tersinggung ini yang repot," ucap Ujang.
Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi, Syaifullah Tamliha optimistis elektabilitas partainya tetap moncer pada Pemilu 2024. Partai berlambang Kakbah itu memastikan polemik terkait pernyataan Suharso tak bakal mengganggu tingkat keterpilihan partai.
"Dapat kami pertegas, PPP secara on the track InsyaAllah siap bertarung untuk Pemilu 2024,' kata Syaifullah saat dihubungi Medcom.id.
Pernyataan Suharso terkait amplop kiai diutarakan saat Pembekalan Antikorupsi Politik Cerdas Berintegritas (PCB) pertengahan Agustus 2022. Menurut dia, hal tersebut menjadi permasalahan.
"Itu di mana-mana setiap ketemu, enggak bisa, bahkan sampai hari ini kalau kami ketemu di sana, kalau salaman-nya enggak ada amplop-nya, itu pulangnya itu sesuatu yang hambar. Ini masalah nyata yang kita hadapi saat ini," kata Suharso.(OL-4)
PETINGGI Al-Azhar Kairo menyampaikan apresiasi tinggi kepada Indonesia atas komitmen dalam percepatan dan pengembangan SDM unggul yang moderat
"Jadi hubungan antara ulama dengan umara itu dalam periode ini sangat bagus ya. Saya kira itu sangat positif untuk bangsa kita seperti sekarang ini,"
DALAM pertemuan ilmiah para ulama dan ahli fikih yang digelar di Pesantren Al-Arbain Demak, para ulama dan ahli fiqih meyoroti tentang klaim keturunan nasi Muhammad SAW di masyarakat.
Selain kapasitasnya sebagai pendakwah nasional, kreativitas Ustaz Abdul Somad dalam mengemas pesan agama menjadi poin utama penilaian.
ASOSIASI Ma’had Aly Indonesia (AMALI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana di bawah kepengurusan masa khidmat 2026–2030 di Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an
BNPT mengunjungi pondok pesantren asuhan KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha di Rembang, Jawa Tengah, Kamis (20/11/2025).
Pengamat politik Ujang Komarudin menilai langkah cepat Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya dalam meluruskan hoaks dan disinformasi sebagai respons krusial untuk menjaga kepercayaan publik.
SIDANG perdana perkara dugaan ujaran kebencian terhadap Viking Bandung dan Suku Sunda dengan terdakwa Muhammad Adimas Firdaus alias Resbob digelar.
Rizki menyebut pemeriksaan dilakukan dalam tahap penyidikan. Artinya, polis telah mengantongi ada unsur pidana dalam kasus ini.
Pandji Pragiwaksono menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri terkait laporan dugaan penghinaan adat Toraja. Ia mengaku telah meminta maaf dan mengikuti proses hukum.
UU ITE 2024 tidak menghapus sanksi pidana bagi penyebar hoaks dan ujaran kebencian. Regulasi baru justru memperjelas batasan jenis kebohongan digital
Kepolisian mengungkap motif ekonomi di balik tindakan Adimas Firdaus alias Resbob yang menghina suku Sunda saat melakukan siaran langsung di media sosial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved